(Robbin , 2015) mengidentifikasi ada beberapa jenis gaya
kepemimpinan, antara lain :
a) Gaya kepemimpinan Kharismatik
Teori menurut Robbins (2015) mengemukakan bahwa pengikut
terpacu kemampuan yang heroik atau yang luar biasa ketika
mereka mengamati perilaku – perilaku tertentu pemimpin mereka.
Terdapat lima karakteristik pokok pemimpin kharismatik :
- Visi dan artikulasi. Memiliki visi ditujukan dengan sasaran
ideal yang berharap masa depan lebih baik dari pada status quo,
dan mampu mengklarivikasi pentingnya visi yang didapat
dipahami orang lain. - Resiko personal. Pemimpin kharismatik bersedia menempuh
risiko personal tinggi, menanggung biaya besar, dan terlibat ke
dalam pengorbanan diri untuk meraih visi. - Peka terhadap lingkungan. Mereka mampu menilai secara
realistis kendala lingkungan dan sumber daya yang dibutuhkan
untuk membuat perubahan. - Kepekaan terhadap kebutuhan pengikut. Pemimpij kharismatik
preseptif (sangat pengertian) terhadap kemampuan orang lain
dan responsive terhadap kebutuhan dan perasaan mereka. - Perilaku tindak konvensional. Pemimpin kharismatik terlibat
dalam perilaku yang dianggap baru dan berlawanan dengan
norma.
b) Gaya Kepemimpinan Transformasional
Model Gaya Kepemimpinan Transformasional dalam Robbins
(2015) mengidentifikasi bahwa para pemimpin yang menginspirasi
para pengikutnya untuk melampaui kepentingan diri mereka sendiri
dan yang berkemampuan untuk memiliki pengaruh secara
mendalam dan luar biasa terhadap para pengikutnya. Ada empat
karakteristik pemimpin transformaional : - Kharisma, memberikan visi dan rasa atas misi, menanamkan
kebanggaan, meraih penghormatan dan kepercayaan. - Inspirasi. Mengkomunikasikan harapan tinggi, menggunakan
symbol untuk memfokuskan pada usaha, menggambarkan
maksud penting secara sederhana. - Stimulasi intelektual. Mendorong intelegensia, rasionalitas dan
pemecahan masalah secara hati-hati. - Pertimbangan individual. Memberikan perhatian pribadi,
melayani karyawan secara pribadi, melatih dan menasehati.
c) Gaya Kepemimpinan Transaksional
Para pemimpin yang membimbing dan memotivasi para pengikut
mereka yang diarahkan menuju tujuan yang ditetapkan dengan
menjelaskan peranan dan tugas yang dibutuhkan. Ada empat
karakteristik pimpinan transaksional yang meliputi : - Imbalan kontigen. Kontrak pertukaran penghargaan dengan
usaha yang dikeluarkan, menjanjikan penghargaan untuk
kinerja baik, mengakui pencapaian/prestasi. - Manajemen berdasarkan kekecualian (aktif). Mengawasi dan
mencari pelanggaran terhadap aturan dan standar, mengambil
tindakan korektif. - Manajemen berdasarkan kekecualian (pasif). Intervensi hanya
jika standart tidak dipenuhi. - Sesuka hati. Menghindari tanggung jawab, menghindari
pengambilan keputusan.
d) Gaya Kepemimpinan Visioner
Kemampuan menciptakan dan mengartikulasikan visi yang
realistis, kredibel, dan menarik mengenai masa depan organisasi
yang tengah tumbuh dan mambaik. Visi ini jika diseleksi dan
diimplementasikan secara tepat, mempunyai kekuatan besar yang
bisa mengakibatkan terjadinya lompatan awal ke masa depan
dengan membangkitkan keterampilan, bakat, dan sumber daya
untuk mewujudkannya
