Menurut Derlega & Grzelak; Omarzu (dalam Taylor dkk, 2009:334),
membuka informasi kepada orang lain karena beberapa alasan utama, yaitu :
a. Penerimaan sosial. Seseorang mengungkapkan informasi tentang dirinya
untuk meningkatkan penerimaan sosial dan agar disukai oleh orang lain.
b. Pengembangan hubungan. Berbagi informasi dan keyakinan pribadi adalah
salah satu cara untuk memulai hubungan dan membuat hubungan tersebut
menjadi lebih akrab..
c. Ekspresi diri. Terkadang seseorang berbicara tentang perasaannya untuk
melepaskan himpitan di dada dan mengungkapkan perasaan agar dapat
menghilangkan stres.
d. Klarifikasi diri. Dalam proses berbagi perasaan atau pengalaman pribadi
kepada orang lain, seseorang mungkin dapat pemahaman dari kesadaran
yang lebih luas. Berbicara kepada orang lain tentang masalah yang sedang
dihadapi mungkin bisa membantu menjelaskan pemikiran tentang situasi.
e. Kontrol sosial. Seseorang mungkin mengungkapkan atau menyembunyi
kan informasi tentang dirinya sebagai alat kontrol sosial.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat diketahui bahwa fungsi dari
keterbukaan diri meliputi penerimaan sosial, pengembangan hubungan, ekspresi
diri, klarifikasi diri dan kontrol sosial
