Kepercayaan Pelanggan


Seperti sebuah artikel menurut Hidayat dan Firdaus (2014) kepercayaan
dalam sebuah bisnis dipandang sebagai salah satu dari anteseden yang paling
relevan dari suatu hubungan yang stabil dan kolaboratif. Kepercayaan bisa juga di
katakan bahwa bisa terjadi jika ketika salah satu pihak memiliki kepercayaan
dalam pertukaran mitra kehandalan dan integritas. Bahrudin dan Siti (2015)
mengemukakan bahwa kepercayaan adalah variabel kunci dalam mengembangkan
keinginan yang tahan lama untuk terus mempertahankan hubungan jangka
panjang.
Membangun Kepercayaan sangat penting karena kepercayaan merupakan
kunci keberlangsungan hidup merek dalam jangka panjang. Kepercayaan
pelanggan terhadap sebuah barang atau jasa dapat didapatkan apabila pemasar
memiliki hubungan baik atau emosional yang positif dengan pelanggannya.
Hidayat dan Firdaus (2014) menyatakan bahwa jika salah satu pihak mempercayai
pihak yang lain maka akhirnya akan melahirkan niat perilaku positif terhadap
pihak kedua. Kepercayaan Pelanggan adalah semua pengetahuan yang dimiliki
oleh pelanggan dan semua kesimpulan yang dibuat pelanggan tentang objek,
atribut, dan manfaatnya. Objek dapat berupa produk, orang, perusahaan, dan
segala sesuatu dimana seseorang memiliki kepercayaan dan sikap. Atribut adalah
karakteristik atau fitur yang mungkin dimiliki atau tidak dimiliki objek (Bahrudin
dan Siti, 2015).