Beban kerja adalah salah satu aspek yang harus diperhatikan oleh
setiap perusahaan, karena beban kerja salah satu yang dapat meningkatkan
produktifitas kerja karyawan, Rubiarty Nadia (2018:7).
Beban kerja adalah keadaan apabila karyawan dihadapkan pada
banyak pekerjaan yang harus dikerjakan dan tidak mempunyai cukup
waktu untuk menyelesaikan beban pekerjaan yang diberikan, karyawan
merasa tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan karena
standar pekerjaan yang tinggi. Sari Kiki (2018:56).
Menurut Priansa (2018:29) beban kerja tidak hanya menyangkut
pekerjaan yang dipandang berat tetapi juga pekerjaan yang ringan. Beban
kerja di tempat kerja bukan hanya yang menyangkut kelebihan pekerjaan
(work overload), tetapi termasuk pula yang setara/sama atau sebaliknya
kekurangan atau terlalu rendah/kecil pekerjaan (work underlead).
Sedangkan menurut pendapat menurut Vanchapo (2020:1) beban kerja
merupakan sebuah proses atau kegiatan yang harus segera diselesaikan oleh
seorang pekerja dalam jangka waktu tertentu. Apabila seorang pekerja
mampu menyelesaikan dan menyesuaikan diri terhadap sejumlah tugas yang
diberikan, maka hal tersebut tidak menjadi suatu beban kerja, namun jika
pekerja tidak berhasil maka tugas dan kegiatan tersebut menjadi suatu beban
kerja.
Menurut Affandi (2018:183) beban kerja merupakan salah satu aspek
yang harus diperhatikan oleh setiap perusahaan, karena beban kerja
berpengaruh terhadap karyawan dalam meningkatkan produktivitas dan
merasakan kenyamanan dalam bekerja. Hal tersebut karena beban kerja yang
seimbang dapat memaksimalkan atau justru memperburuk produktivitas
terutang dalam persoalan mutu atau kualitas produk/hasil konkret dari sumber
daya yang dikerahkan. Untuk menghindari permasalahan beban kerja ini,
biasanya dilakukan analisis kerja untuk menentukan apakah suatu beban kerja
berdampak buruk atau baik pada tingkat produktivitas atau kinerja sumber
daya
