Menurut Mangkunegara (2013) teredapat 3 pendekatan Disiplin
Kerja, yaitu :
a. Pendekatan dengan Disiplin Modern, yaitu mempertemukan
sejumlah keperluan atau kebutuhan baru diluar hukuman,
pendekatan ini berasumsi:
1) Pendekatan ini berguna untuk hukuman secara fisik
2) Melindungi tuduhan yang benar untuk diteruskan pada proses
hukum yang berlaku
3) Melakukan protes terhadap keputusan yang berat sebelah pihak
terhadap kasus disiplin
b. Pendekatan Disiplin dengan Tradisi, yaitu pendekatan disiplin
dengan cara memberikan hukuman. Pendekatan ini berasumsi:
1) Disiplin adalah hukuman pelanggaran, pelaksanaannya harus
sesuai dengan tingkat pelanggarannya
2) Disiplin dilakukan oleh atasan terhadap bawahan dan tidak
pernah ada tinjauan kembali bila telah diputuskan
3) Peningkatan perbuatan pelanggaran diperlukan hukuman yang
lebih keras.
c. Pendekatan Disiplin Betujuan, yaitu berasumsi :
1) Disiplin kerja harus diterima dan dipahami oleh semua
karyawan
2) Disiplin ditunjukkan untuk perubahan yang lebih baik
3) Disiplin bertujuan agar pegawai bertanggung jawab terhadap
perbuatannya
