Menurut Winardi (2007), motivasi berasal dari kata motivaton yang berarti “menggerakan”.
Motivasi merupakan hasil dari sejumlah proses yang bersifat internal maupun eksternal
seseorang, yang menyebabkan timbulnya sikap semangat dan kegigihan dalam menjalankan
aktivitas tertentu. Sedangkan motivasi kerja merupakan kekuatan potensial yang ada dalam
diri manusia, yang dapat dikembangkan dengan sendirinya atau dikembangkan oleh sejumlah
kekuatan eksternal yang pada intinya berkisar pada imbalan moneter dan non-moneter, yang
dapat mempengaruhi hasil kinerjanya secara positif maupun negatif, hal ini tergantung
situasinya. dan kondisi yang dihadapi orang yang bersangkutan. Pada hakikatnya saat
karyawan bekerja mereka membawa serta keinginan, kebutuhan, pengalaman masa lalu yang
memberikan harapan kerja mereka. Adanya motivasi terutama motivasi untuk berprestasi
akan mendorong sesorang untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuannya demi
mencapai prestasi kerja yang lebih baik. Biasanya sesorang yang memiliki motivasi kuat akan
mempunyai tanggung jawab untuk menghasilkan prestasi yang lebih baik. Menurut
Trianingsih (2003) dengan adanya motivasi kerja, diharapkan setiap individu mau bekerja
keras untuk mencapai kinerja yang tinggi. Motivasi kerja ini dimaksudkan untuk memberikan
daya perangsang kepada pegawai yang bersangkutan agar pegawai tersebut bekerja dengan
segala daya upayanya (Manulang,2002) Dari pengertian-pengertian diatas dapat disimpulkan
bahwa motivasi kerja merupakan sebagai sesuatu yang menimbulkan semangat kerja dan
menjadi landasan seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan
