Menurut Wahjosumidjo, (2005:83) Kepemimpinan dapat dirumuskan sebagai
suatu kepribadian (personality) seseorang yang mendatangkan keinginan pada
kelompok orang-orang untuk mencontohnya atau mengikutinya, atau yang
memancarkan suatu pengaruh yang tertentu, suatu kekuatan atau wibawa, yang
demikian rupa sehingga membuat sekelompok orang mau melakukan apa yang
dikehendakinya, dan semua itu dapat ditunjukkan oleh beberapa indikator yaitu:
- Bersikap adil
Rasa kebersamaan diantara para anggota adalah mutlak, sebab rasa
kebersamaan pada hakikatnya merupakan pencerminan daripada kesepakatan
antara para bawahan maupun antara pemimpin dengan bawahan dalam mencapai
tujuan organisasi - Memberi sugesti
Sugesti merupakan pengaruh dan sebagainya, yang mampu menggerakkan
hati orang lain dan sugesti mempunyai peranan yang sangat penting di dalam
memelihara dan membina harga diri serta rasa pengabdian, partisipasi, dan rasa
kebersamaan diantara para bawahan. - Memotivasi
Setiap pemimpin memberikan suatu motivasi untuk memungkinkan
karyawan merasa dianggap dan memunculkan rasa semangat untuk melakukan
pekerjaan. - Menciptakan rasa aman
Setiap pemimpin berkewajiban menciptakan rasa aman bagi para
bawahannya. Dan ini hanya dapat dilaksanakan apabila setiap pemimpin mampu
memelihara hal-hal yang positif
