Indikator Psikologi Pemasaran


Pilihan pembelian seseorang dipengaruhi oleh lima faktor
psikologis utama, yaitu motivasi, persepsi, pembelajaran,
keyakinan, dan sikap (Kotler dan Amstrong, 2012). Indikator
psikologis tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Motivasi
    Schiffman dan Kanuk (2011) menyatakan bahwa motivasi
    dapat digambarkan sebagai tenaga pendorong dalam diri
    individu yang memaksa mereka untuk bertindak. Tenaga
    pendorong tersebut dihasilkan oleh keadaan tertekan, yang
    timbul sebagai akibat kebutuhan yang tidak terpenuhi. Setiadi
    (2013) menyatakan bahwa ada 2 tipe motivasi, yaitu motivasi
    rasional (penilaian produk berdasarkan objektivitas) dan
    motivasi emosional (penilaian produk berdasarkan
    subjektivitas). Ahli psikologi telah mengembangkan teori
    motivasi dunia. Tiga Teori terkenal tentang motivasi manusia
    adalah Teori Maslow, Teori Freud, dan Teori Herzberg (Kotler
    dan Keller, 2012)
  2. Persepsi
    Schiffman dan Kanuk (2010) berpendapat bahwa persepsi
    didefinisikan sebagai proses yang dilakukan individu untuk
    memilih, mengatur, dan menafsirkan stimuli ke dalam gambar
    yang berarti dan masuk akal mengenai dunia. Pendapat lain
    dari Kotler dan Keller (2012) menyatakan bahwa persepsi
    adalah proses dimana kita memilih, mengatur, dan
    menerjemahkan masukan informasi untuk menciptakan
    gambaran dunia yang berarti. Orang bisa mempunyai persepsi
    berbeda tentang objek yang sama arena tiga proses pemahaman
    yang terdiri dari atensi selektif, distorsi selektif, dan retensi
    selektif (Kotler dan Keller, 2012)
  3. Pembelajaran
    Schiffman dan Kanuk (2010) berpendapat bahwa pembelajaran
    merupakan proses, yang artinya terus menerus berkembang dan
    berubah karena adanya pengetahuan yang baru diperoleh (yang
    mungkin didapat dari membaca, dari diskusi, dari pengamatan,
    dan dari proses berfikir). Pembelajaran (learning) mendorong
    perubahan dalam perilaku kita yang timbul dari pengalaman
    (Kotler dan Keller, 2012).
  4. Keyakinan
    Kotler dan Amstrong (2012) menyebutkan bahwa keyakinan
    adalah pemikiran deskriptif yang dimiliki seseorang tentang
    sesuatu. Keyakinan bisa didasarkan pada pengetahuan nyata,
    pendapat, atau iman dan bisa membawa muatan emosi atau
    tidak. Keyakinan inilah yang nanti akan mendorong seseorang
    untuk melakukan pembelian. Ketika ada keyakinan yang buruk
    dibenak konsumen, tugas pemasar adalah memperbaiki
    keyakinan konsumen tersebut.
  5. Sikap
    Mangkunegara (2010) menyatakan bahwa sikap adalah suatu
    penilaian kognitif seseorang terhadap suka atau tidak suka,
    perasaaan emosional yang tindakannya cendeerung kearah
    berbagai objek atau ide. Hawkins dalam Ferrinadewi (2010)
    menyatakan bahwa sikap adalah proses pengorganisasian
    motivasi, emosi, persepsi, dan kognitif yang bersifat jangka
    panjang dan berkaitan dengan aspek lingkungan sekitarnya.
    Sikap terdiri dari 3 macam komponen, yaitu komponen
    kognitif, komponen afektif, dan komponen konatif (Schiffman
    dan Kanuk, 2010)