Menurut Tjiptono (2015) promosi merupakan elemen bauran pemasaran yang
berfokus pada upaya menginformasikan, membujuk dan mengingatkan kembali
konsumen akan merek dan produk perusahaan. Elemen bauran promosi berarti beberapa
komponen dalam suatu promosi. Sementara itu mengingatkan kembali akan suatu merek
bahwa penjualan bukanlah satu-satunya yang ingin diusahakan dalam suatu promosi.
Keberhasilan promosi tentunya tidak lepas dari bagaimana promosi dikelola
secara strategis. Penentuan model dan media yang tepat dalam keputusan periklanan,
penentuan bentuk komunikasi yang paling efektif dalam penjualan langsung, bagaimana
dan dengan pihak mana saja perusahaan menciptakan dan mempertahankan hubungan
sebagai fungsi dari publisitas, atau waktu kapan perusahaan perlu mengadakan promosi
penjualan, merupakan beberapa contoh pertimbangan yang dimasukkan dalam
pengelolahan unsur-unsur promotion mix (Sandy, 2014). Dapat disimpulkan bahwa
promosi adalah aktivitas yang mengomunikasikan suatu keunggulan produk kepada
konsumen untuk membujuk, mengingat dan mengubah sikap. Serta kemudian tingkah
laku konsumen yang sebelumnya belum mengenal atau mengetahui nilai dari produk,
menjadi konsumen mengingat, mengetahui nilai dan mempertimbangkan kemudian
membeli.
