Prinsip dan Penilaian Pemberian pembiayaan


Secara umum, bank menerapkan analisis 5 C dan 7 P saat
memberikan pendanaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
meningkatkan kepercayaan kepada nasabah yang benar-benar layak
mendapatkan pembiayaan. Evaluasi menggunakan 5 Cs, antara lain:

  1. Character
    Karakter mengacu pada perangai atau tabiat seseorang, dan
    pihak yang akan ditawari kredit harus bisa menilai karakter calon
    nasabah. Kepribadian seperti ini dapat digunakan untuk mengukur
    “kesediaan” pelanggan untuk membayar. (Ibid,2018 : 118)
  2. Capacity
    Sebuah studi kapasitas melihat kapasitas pelanggan untuk
    membayar kembali kredit. Evaluasi ini menunjukkan keterampilan
    manajerial klien. Latar belakang pendidikan dan pengalaman
    manajemen bisnis sebelumnya terkait dengan kapasitas ini, sehingga
    “kemampuan” untuk membayar kredit yang diberikan akan terlihat.
  3. Capital
    Untuk memastikan efisien atau tidaknya penggunaan modal
    dapat dilihat dari laporan keuangan (neraca dan laporan laba rugi) yang
    disajikan dengan membuat penilaian seperti likuiditas dan solvabilitas,
    profitabilitas, dan indikator lainnya.
  4. Condition
    Lembaga keuangan harus mempertimbangkan proyeksi masa
    depan serta faktor ekonomi, sosial, dan politik saat ini ketika
    mengevaluasi pinjaman. Untuk mengurangi kemungkinan skor kredit
    negatif, keadaan atau prospek sektor perusahaan yang dibiayai harus
    benar-benar memiliki prospek yang kuat.
  5. Collateral
    Itu adalah janji yang dibuat oleh klien potensial, baik berwujud
    maupun tidak berwujud. Jumlah agunan harus lebih besar dari jumlah
    kredit. Agar tidak ada kendala dan jaminan yang disetorkan dapat
    digunakan secepatnya, maka jaminan tersebut juga harus diperiksa
    keaslian dan kelengkapannya.