Tujuan manajemen risiko adalah menilai, memantau, dan
mengatur kegiatan usaha bank secara terarah, terpadu, dan berjangka
panjang dengan tingkat risiko yang sesuai. Akibatnya, manajemen
risiko membantu menyaring atau menyediakan sistem peringatan dini
untuk operasi bisnis bank. Secara umum, manajemen risiko mencapai
hal-hal berikut:
a) Membantu kebenaran proses perencanaan dan pengambilan
keputusan.
b) Mendorong pengembangan kebijakan manajemen dan sistem
bisnis yang efektif.
c) Membangun sistem peringatan dini pengurangan risiko.
Sementara itu, berikut adalah daftar tujuan manajemen risiko:
a. Menginformasikan regulator tentang bahaya.
b. Memastikan bank tidak mengalami kerugian yang tidak dapat
ditolerir.
c. Mengurangi kerugian akibat berbagai bahaya yang tidak
terkendali.
d. Hitung paparan dan konsentrasi risiko.
e. Mendistribusikan dana dan mengurangi risiko.
f. Bahaya yang mungkin terjadi dapat mengakibatkan kerugian
bagi perusahaan.
Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil maksimal dari program
kerja (rencana) bisnis, manajemen risiko sangat penting dalam
membatasi bahaya yang dapat berkembang selama operasinya.
