Risiko dapat ditafsirkan sebagai bentuk keadaan ketidakpastian tentang
suatu keadaan yang akan terjadi nantinya (future) dengan keputusan yang diambil
berdasarkan berbagai pertimbangan pada saat ini. Menurut Griffin (2002), risiko
adalah uncertainty about future events. Adapun Joel G. Siegel dan Jae K. Shim
mendefinisikan risiko pada tiga hal sebagai berikut :
“Pertama adalah keadaan yang mengarah kepada sekumpulan hasil khusus,
dimana hasilnya dapat diperoleh dengan kemungkinan yang telah diketahui
oleh pengambil keputusan, kedua adalah variasi dalam keuntungan,
penjualan, atau variabel keuangan lainnya, dan yang ketiga adalah
kemungkinan dari sebuah masalah keuangan yang mempengaruhi kinerja
operasi perusahaan atau posisi keuangan, seperti risiko ekonomi,
ketidakpastian politik, dan masalah industri”.
Menurut Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway
Commission (COSO), risiko didefinisikan sebagai suatu kemungkinan yang dapat
terjadi dan memberikan dampak terhadap pencapaian strategi dan tujuan. Hanafi
(2006:1) menyebutkan bahwa risiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang
dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan
datang. Sedangkan menurut Vaughan (1978), risiko memiliki beberapa arti dan
definisi, yaitu:
- Risk is the chance of loss (risiko adalah kans kerugian). Chance of loss
berhubungan dengan suatu exposure (keterbukaan) terhadap kemungkinan
kerugian. Dalam ilmu statistik, chance dipergunakan untuk menunjukkan
tingkat probabilitas akan munculnya situasi tertentu. Dalam hal chance of loss
100%, berarti kerugian adalah pasti sehingga risiko tidak ada. - Risk is the possibility of loss (risiko adalah kemungkinan kerugian). Istilah
possibility berarti bahwa probabilitas sesuatu peristiwa berada di antara nol dan
satu. Namun, definisi ini kurang cocok dipakai dalam analisis secara
kuantitatif. - Risk is uncertainty (risiko adalah ketidakpastian). Uncertainty bersifat subjektif
dan objektif. Subjective uncertainty merupakan penilaian individu terhadap
situasi risiko yang didasarkan pada pengetahuan dan sikap individu yang
bersangkutan. Objective uncertainty akan dijelaskan pada dua definisi risiko
berikut. - Risk is the dispersion of actual from expected results (risiko merupakan
penyebaran hasil aktual dari hasil yang diharapkan). Ahli statistik
mendefinisikan risiko sebagai derajat penyimpangan sesuatu nilai di sekitar
suatu posisi sentral atau di sekitar titik rata-rata. - Risk is the probability of any outcome different from the one expected (risiko
adalah probabilitas sesuatu hasil berbeda dengan hasil yang diharapkan). Risiko
bukan probabilitas dari suatu kejadian tunggal, tetapi probabilitas dari beberapa
hasil yang berbeda dari yang diharapkan
