Fungsi-fungsi persediaan


Pesediaan merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Kekurangan
barang persediaan akan mengakibatkan tertundanya penjualan atau bahkan pembatalan
penjualan sehingga akan menghambat proses pendapatan laba. Kehilangan penjualan
berarti kehilangan pelanggan. Dengan demikian, persediaan memiliki peranan penting
dalam perusahaan. Adapun fungsi-fungsi dari persediaan, seperti yang telah disebutkan
Handoko (dalam Utama dkk 2019) ada tiga, yaitu:
a. Fungsi decoupling
Perusahaan memiliki persediaan agar perusahan tidak sepenuhnya bergantung
pada pihak lain untuk memenuhi pesanan, terutama yang sifatnya spontan.
Persediaan bahan mentah diadakan agar perusahaan tidak sepenuhnya bergantung
pada pengadaannya dalam hal kuantitas dan waktu pengiriman. Persediaan barang
dalam proses diadakan agar departemen-departemen dan proses-proses individual
perusahaan terjaga kebebasannya. Persediaan barang jadi diperlukan untuk
memenuhi permintaan produk yangtidak pasti dari para pelanggan. Persediaan
dapat digunakan untuk menghadapi fluktuasi permintaan konsumen yang tidak
dapat diperkirakan atau diramalkan.
b. Fungsi economic lot sizing
Melalui penyimpanan persediaan, perusahaan dapat memproduksi dan membeli
sumber daya dalam kuantitas yang dapat mengurangi biaya-biaya per unit.
Penentuan “lot size” ini perlu mempertimbangkan biaya-biaya agar perusahaan
bisa melakukan penghematan dengan membeli dalam jumlah yang besar tetapi
dengan biaya penyimpanan yang tidak besar dibandingkan biayapembelian.
c. Fungsi antisipasi
Persediaan memiliki fungsi antisipasi terhadap fluktuasi pelangganatau konsumen
yang tidak dapat diramalkan berdasarkan pengalaman-pengalaman masa lalu.
Persediaan juga berfungsi untuk mengantisipasi permintaan musiman sehingga
Perusahaan dapat mengadakan persediaan musiman (seasional persediaanes).