Stres yang dihasilkan dari ketidakseimbangan antara tuntutan dan sumber
daya individu semakin besar kesenjangan semakin besar stres yang dialami dan
mengancam individu. Stres adalah reaksi negatif dari orang-orang yang mengalami
tekanan berlebihan yang memberikan terlalu banyak tuntutan, hambatan atau
peluang pada mereka. Stres yang berlebihan dapat membahayakan kemampuan
seseorang untuk mengatasi lingkungan. Stres didasarkan pada premis bahwa gejala
dan tanda perilaku, psikologis dan somatik yang terkait dengan kematian
diakibatkan oleh ketidaksesuaian antara orang tersebut dan lingkungannya yang
mengakibatkan ketidakberdayaan secara efektif menghadapi berbagai tuntutan
yang diajukan kepadanya (Yuli Asih, 2018).
Menurut (Waruwu, 2018) stres kerja didefinisikan sebagai respons adaptif
terhadap situasi eksternal yang menyebabkan kelainan fisik, psikologis dan perilaku
pada anggota organisasi, setiap karyawan tidak terlepas dari situasi eksternalnya
yang dapat menyebabkan penyimpangan perilaku karyawan dan jika hal ini
dibiarkan memungkinkan untuk mempengaruhi kinerja baik individu maupun
organisasi.
Stres adalah ciri umum dari pengalaman kerja yang sebagian besar
memanifestasikan dirinya sebagai ketidakpuasan kerja tetapi juga
memanifestasikan dirinya sebagai keadaan emosional yang kuat yaitu kemarahan,
frustrasi dan permusuhan. Reaksi yang lebih pasif seperti kebosanan dan kelelahan,
ketidakberdayaan, keputusasaan, kurangnya antusiasme dan suasana hati yang
tertekan juga umum terjadi. Manajer mungkin tidak memperhatikan saat karyawan
mengalami stres rendah atau sedang, pasalnya tingkat stres ini bisa bersifat
fungsional dan berujung pada kinerja karyawan yang lebih baik tingkat stres yang
tinggi, meskipun tingkat stresnya rendah, tetapi berlangsung lama, dapat
menurunkan kemampuan kerja seorang karyawan sehingga manajemen harus
bertindak (Kaswan, 2015).
Stres kerja merupakan suatu kondisi yang timbul akibat adanya pengaruh
timbal balik antara individu dan tugas pekerjaannya, dimana terdapat
ketidaksesuaian karakteristik dan perubahan yang tidak jelas pada perusahaan. Stres
kerja adalah respon adaptif yang dimediasi oleh perbedaan individu dan proses
psikologis yang dihasilkan dari setiap aktivitas, sikap atau peristiwa yang
menimbulkan tuntutan psikologis dan fisik yang berlebihan (Tantra, 2015)
