Proses Komunikasi


Proses komunikasi merupakan tahapan-tahapan di antara sumber
dengan penerima yang menghasilkan pemindahan dan pemahaman
makna (Stephen P & Timothy A, 2017).
Proses komunikasi memiliki beberapa tahapan yaitu sebagai berikut :
a. Sender
Proses komunikasi sender merupakan individu, kelompok atau
organisasi yang ingin menyampaikan pesan kepada individu,
kelompok maupun organisasi lain yaitu receiver (Wibowo, 2019).
b. Encoding
Proses komunikasi encoding adalah menerjemahkan pemikiran
tentang apa yang ingin disampaikan ke dalam kode atau bahasa
yang dapat dimengerti orang lain. Hal ini membentuk dasar dari
message atau pesan. Kemudian memilih saluran yang digunakan
untuk menyampaikan pesan (Muhammad, 2005).
c. Message
Proses komunikasi pesan yang merupakan informasi atau ide yang
akan disampaikan oleh sender kepada receiver (Noorbaya et al.,
2018).
d. Channel atau medium
Proses komunikasi channel atau medium merupakan saluran yang
akan digunakan dalam menyampaikan pesan. Variasi saluran
komunikasi banyak dan berjenjang tingkat kekuatan komunikasi
(Wibowo, 2019).
e. Decoding
Proses komunikasi decoding memecahkan sandi merupakan proses
menginterpretasikan dan membuat suatu pesan yang diterima
receiver mudah dimengerti (Nasir et al., 2011).
f. Receiver
Proses komunikasi receiver ialah orang, kelompok atau organisasi
kepada siapa pesan untuk diterima. Kemudian receiver
menjelaskan arti dari pesan yang diterimanya (Anjaswarni, 2016).
g. Noise
Proses komunikasi noise adalah sesuatu yang mengganggu
terhadap penyampaian dan pemahaman pesan. Hal ini dapat
mempengaruhi proses komunikasi. Noise ini merupakan faktor
yang dapat mendistori kejelasan pesan pada setiap titik selama
proses komunikasi berlangsung (Wibowo, 2019).
h. Feedback
Proses komunikasi feedback merupakan pengetahuan tentang
dampak pesan pada receiver dan dapat menimbulkan reaksi
receiver disampaikan kepada sender (Sudarta, Rosyidi, & Susilo,
2019).