Konsep Motivasi


Dari semua isu dalam bidang komunikasi, manajemen, dan kepemimpinan,
terdapat isu yang paling popular dari hal tersebut, yakni motivasi. Motivasi menyangkut
alasan-alasan mengapa orang mencurahkan tenaga untuk melakukan suatu pekerjaan
Motivasi adalah pikiran atau perasaan yang dapat mendorong seseorang untuk
melakukan pekerjaan atau menjalankan kekausaan, terutama dalam hal perilaku
(Nursalam, 2014).
Stoner dan Freeman (1995) dalam Nursalam (2014) menyatakan bahwa
motivasi adalah proses manajemen untuk mempengaruhi tingkah laku manusia
berdasarkan pengetahuan menegenai apa yang membuat orang tergerak. Menurut
bentuknya, motivasi terdiri atas :

  1. Motivasi Instrinsik, yaitu motivasi yang datanya dari dalam suatu individu:
    a. Pekerjaan itu Sendiri ( The Work it Self )
    dalam melakukan pekerjaan, seseorang akan menemui banyak rintangan
    dan hambatan, seseorang akan terdorong motivasi untuk bekerja ketika
    berat ringannya tantangan/beban dari pekerjaan untuk diselesaikan dan
    dijalankan dengan keikhlasan.
    b. Kemajuan ( advancement )
    kemajuan dalam bekerja merupakan hal yang sangat diinginkan setiap
    orang, dalam hal ini kemajuan seseorang dari pekerjaanya adalah
    keinginan untuk naik jabatan sehingga ia berupaya sebaik mungkin untuk
    meningkatkan kinerjannya.
    c. Tanggung Jawab ( Responsibility )
    Secara umum, setiap orang akan tersimulasi ketika diberi tanggung jawab,
    tanggung jawab akan membuat seseorang menjadi lebih termotivasi tinggi
    dan tanggung jawab mengimplikasikan adanya suatu perintah untuk
    mengambil keputusan atau membuat perintah team atau kelompok
    perawat ketika diberi tanggung jawab cenderung akan mempunyai
    motivasi yang tinggi dalam bekerja.
    d. Pengakuan ( Recognition )
    Pengakuan bisa disebut dengan pemberian penilaian terhadap karyawan
    dari atasan, besar kecilnya pengakuan yang dirasakan oleh karyawan akan
    mempengaruhi kinerja dari karyawan tersebut, ketika atasan memberikan
    pujian terhadap kinerja karyawan yang bagus maka karyawan tersebut
    akan selalu mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya.
    e. Pencapaian ( achievement )
    pencapaian merupakan keadaan seseorang yang telah mencapai kinerja
    yang tinggi dan sesuai dengan apa yang sudah diinginkannya.
  2. Motvasi Ekstrinsik, yaitu motivasi yang datannya dari luar suatu individu,
    terutama dari organisasi tempatnya berkerja, faktor ekstrinsik meliputi :
    a. Administrasi dan Kebijakan Perusahaan.
    Administrasi adalah kerjasama yang dilakukan lebih dari satu orang untuk
    menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan berasma. Administrasi juga
    merupakan fungsi tata penyelenggaraan dalam pelayanan suatu organisasi
    seseorang, sedangkan kebijakan perusahaan merupakan suatu rangkaian
    konsep dan asas menjadi pedoman dan dasar dari rencana dalam
    melaksanakan suatu pekerjaan maupun tugas, kebijakan juga menjadi
    pedoman bagi pemimpin bagaimana ia memimpin organisasi yang ia
    pimpin.
    b. Gaji.
    Gaji meruapkan suatu imbalan yang diberikan kepada seseorang setelah ia
    bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Gaji juga
    sebagai salah satu motivasi eksternal yang dapat meningkatkan prestasi
    kinerja karyawan karena tidak banyak orang yang bekerja tanpa diberikan
    gaji.
    c. Hubungan Antar Pribadi
    Hubungan merupakan suatu rangkaian formal maupun non formal antara
    seseroang dan orang lainnya, antara atasan dan bawahan, atasan dan
    atasan, juga bawhaan dan bawahan.
    d. Kondisi Kerja.
    Kondisi Kerja adalah segala seautu yang ada disekitar pekerja, seperti
    pencahayaan, sirkulasi udara, warna cat tembok, dan kondisi kerja tentang
    penyesuaian kerja dengan proses-proses pelaksanaan tugas pekerjaanya