Teori ini dikembangkan oleh House (2005) sebagaimana dikutip
oleh Wirjana dan Supardo (2005) dalam Khairizah et al., (2016)
mengungkapkan seorang pemimpin menggunakan suatu gaya
kepemimpinan yang tergantung dari situasi:
a. Kepemimpinan Direktif
Pemimpin memberikan nasihat spesifik kepada kelompok dan
memantapkan peraturan-peraturan pokok.
b. Kepemimpinan Suportif
Adanya hubungan yang baik antara pemimpin dengan kelompok dan
memperlihatkan kepekaan terhadap kebutuhan anggota.
c. Kepemimpinan Partisipatif
Pemimpin mengambil keputusan berdasarkan konsultasi dengan
kelompok, dan berbagi informasi dengan kelompok.
d. Kepemimpinan Orientasi
Prestasi pemimpin menghadapkan anggota-anggota pada tujuan yang
menantang, dan mendorong kinerja yang tinggi, sambil menunjukkan
kepercayaan pada kemampuan kelompok.
