Pemimpin transformasional adalah perwujudan organisasi karyawan
mempersonifikasikan organisasi mereka dengan menganggap karakteristik mirip
manusia. Berdasarkan personifikasi organisasi ini, karyawan akan melihat
mengekspresikan dan menilai sikap organisasi berdasarkan perilaku pemimpin
dan sikap. Pemimpin transformasional tidak hanya menyampaikan visi dan misi
perusahaan kepada karyawan, memotivasi mereka untuk bekerja keras, tetapi juga
mendorong karyawan untuk berinovasi dan menantang diri mereka sendiri serta
peduli dan membantu karyawan memecahkan masalah, yang memungkinkan
karyawan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan perusahaan
(Chen et al., 2022).
Pemimpin transformasional meningkatkan kinerja karyawan dengan
meningkatkan tingkat kesadaran mereka tentang pentingnya dan manfaat dari
hasil yang dipilih dan teknik untuk mencapai suatu hasil. Selain itu, pemimpin
transformasional menginspirasi karyawan untuk berkorban kepentingan mereka
sendiri untuk melayani misi dan visi organisasi mereka menyarankan empat
lingkup penting transformasional teori kepemimpinan, ini meliputi : stimulasi
intelektual, motivasi inspirasional pertimbangan individual dan pengaruh ideal
(Ndirangu, 2021).
Kepemimpinan transformasional merupakan cara pandang karyawan
terhadap pemimpin, yang mampu memperluas dan meningkatkan minat terhadap
kepentingan karyawannya, mampu menggerakkan karyawannya untuk memiliki
kesadaran atas penerimaan tujuan dan misi perusahaan, dan dapat menggerakkan
karyawan untuk melihat sesuatu di luar kepentingan pribadi untuk kepentingan
kelompok. Karyawan merasa aman, patuh dan bersyukur kepada atasannya,
sehingga bawahan terinspirasi untuk berbuat lebih baik dari yang biasanya mereka
lakukan dan prediksi. Secara teori, kepemimpinan transformasional memotivasi
karyawan untuk melakukan lebih dari yang biasanya terjadi, dengan kata lain akan
meningkatkan kepercayaan atau harga diri bawahan yang akan berdampak pada
peningkatan hasil (Jonnaidi, 2019) dalam (Ulfa et al., 2021).
Kepemimpinan transformasional dapat menerapkan perubahan. Gaya
kepemimpinan transformasional memiliki pemahaman tentang kepemimpinan
yang bertujuan untuk perubahan, perubahan yang dimaksud diasumsikan menjadi
lebih baik kesempatan melawan status quo dan aktif kepemimpinan
transformasional membawa situasi menuju kinerja tinggi dalam organisasi yang
dihadapi tuntutan pembaruan dan perubahan. Kepemimpinan transformasional
dapat mengungkapkan dengan jela visi, menginspirasi orang untuk mencapai visi
itu, dan memotivasi bawahan menuju tujuan (Lasiny et al., 2021).
