Komunikasi Organisasi


Menurut Muhammad (2009) dalam Situmeang (2016:4) Komunikasi
organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di
dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi.

  1. Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh itu sendiri dan
    sifatnya berorientasi kepentingan organisasi. Isinya berupa cara kerja
    didalam organisasi,produktifitas, dan berbagai pekerjaan yang harus
    dilakukan oleh organisasi.
  2. Komunikasi informal adalah komunikasi yang disetujui secara sosial.
    Orientasi bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara
    individual. Komunikasi dalam organisasi juga dapat diartikan sebagai
    komunikasi di suatu organisasi yang dilakukan pimpinan, baik dengan para
    karyawan maupun dengan khalayak yang ada kaitanya dengan organisasi,
    dalam rangka pembinaan kerja sama yang sesrasi untuk mencapai tujuan
    dan sasaran organisasi.
    Menurut Goldhaber (Muhammad 2009) “organizational
    communications is the process of to cope with environmental uncentainty”.
    Komunikasi organisasi adalah proses menciptakan dan bertukar pesan dengan
    dalam jaringan hubungan saling tergantung untuk mengatasi ketidakpastian
    lingkungan.
    Menurut Pace & Faules (2001:31) Komunikasi organisasi merupakan
    perilaku pengorganisasian yang terjadi dan bagaimana mereka yang terlibat
    dalam proses itu bertransaksi dan memberi makna atas apa yang terjadi.
    Berdasarkan definisi di atas maka dapat disimpulkan bahwa komunikasi
    organisasi merupakan perilaku pengorganisasian yang terjadi dan bagaimana
    mereka yang terlibat dalam proses itu bertransaksi di dalam organisasi