Alat Ukur Efektivitas Kerja


Untuk mengukur efektivitas kerja menggunakan kriteria ukuran yaitu dalam
usaha membina pengertian efektivitas yang semula bersifat abstrak itu menjadi
sedikit banyak mengidentifikasi segi-segi yang lebih menonjol yang berhubungan
dengan konsep ini (Steers, 2005:20), namum kinerja yang paling banyak digunakan
adalah sebagai berikut:
a. Kemampuan menyesuaikan diri (keluwesan)
Kemampuan menyesuaikan diri sangatlah penting, karena hal ini
merupakan tujuan organisasi, dimana dengan mampu menyesuaikan diri
karyawan akan dapat bekerjasama dengan orang lain sehingga pemenuhan
ebutuhan dan tujuan organisasi tercapai.
b. Produktivitas kerja
Prestasi kerja yaitu suatu penyelesaian tugas pekerjaan yang sudah
dibebankan sesuai dengan target yang telah ditentukan bahkan ada yang melebihi
target yang telah ditentukan sebelumnya. Secara sederhana umumnya orang
percaya bahwa presetasi kerja individu merupakan fungsi gabungan dari tiga
faktor penting, yaitu:

  1. Kemampuan dan minat seorang pekerja
  2. Kejelasan dan penerimaan atas penjelasan
  3. Peranan seorang pekerja dan tingkat motivasi kerja
    Untuk mencapai prestasi kerja seperti yang diinginkan maka diperlukan
    kerja keras sesuai dengan fungsi peranan di dalam organisasi yang dimasukinya.
    Prestasi kerja dapat dirasakan bila seseorang telah berhasil melaksanakan tugas
    pekerjaan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Prestasi kerja
    yang telah dicapai akan mempengaruhi orang lain untuk dapat melakukan hal
    yang sama dengan demikian maka hasil kerja di dalam organisasi mungkin lebih
    baik