Dalam program ini, perusahan menyediakan dana atau sumber daya lainnya
yang dimiliki perusahaan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap suatu
masalah sosial atau untuk mendukung pengumpulan dana, partisipasi dari masyarakat,
atau perekrutan tenaga sukarela untuk suatu kegiatan tertentu.
Komunikasi persuasif dengan tujuan menciptakan kesadaran serta perhatian
terhadap suatu masalah sosial, merupakan fokus utama dari kategori aktivitas CSR
ini. Salah satu tujuan dari komunikasi persuasif yang ingin dicapai oleh perusahaan
melalui cause promortions adalah menciptakan kesadaran dan perhatian dari
masyarakat terhadap suatu masalah sosial dengan menyajikan angka-angka statistik
serta fakta-fakta yang mendukung.
Berbagai benefit yang diperoleh perusahaan dengan melaksanakan kegiatan
cause promotions, menurut Kootler dan Lee (2005) adalah sebagai berikut:
a. Pelaksanaan cause promotions oleh perusahaan akan memperkuat positioning
merek perusahaan.
b. Pelaksanaan cause promotions dapat turut menciptakan jalan bagi ekspresi
loyalitas konsumen terhadap suatu masalah sehingga bias meningkatkan loyalitas
konsumen terhadap perusahaan penyelenggara promosi.
c. Memberikan peluang kepada para karyawan perusahaan untuk terlibat dalam
suatu kegiatan sosial yang menjadi kepedulian mereka.
9
d. Cause promotions dapat menciptakan kerjasama antara perusahaan dengan pihak-
pihak lain (misal media), sehingga memperbesar dampak pelaksanaan promosi.
e. Aktivitas cause promotions dapat meningkatkan citra perusahaan (corporate
image), dimana citra perusahaan yang baik akan di dapat.
Langkah-langkah yang harus dilakukan perusahaan dalam melakukan kegitan
cause promotions adalah sebagai berikut:
a. Memilih isu yang memiliki keterkaitan sangat tinggi dengan masalah sosial yang
menjadi kepentingan masyarakat dan memiliki keterkaitan dengan industri dan
produk yang dihasilkan perusahaan.
b. Memilih kegiatan yang memiliki kesesuaian dengan misi dan tujuan perusahan,
sehingga kegiatan tersebut tidak dianggap sebagai aktivitas yang tempelan saja di
mata karyawan perusahaan maupun di mata publik.
c. Membuat komitmen dan menjalankan kegiatan sepenuh hati, termasuk di
dalamnya mengembangkan kampanye yang bersifat solusi berkelanjutan dan
bukan merupakan solusi sementara yang bersifat jangka pendek.
d. Melakukan evaluasi mengenai sejauh mana kampanye dilakukan perusahaan telah
berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai suatu masalah sosial
