Kesadaran (Awareness) menggambarkan keadaan merek di
dalam pikiran konsumen, yang dapat menjadi penentu dalam
beberapa kategori dan biasanya mempunyai peranan kunci dalam
brand equity. Meningkatkan kesadaran (Awareness) juga
mempengaruhi persepsi dan tingkah laku. Kesadaran merek
merupakan key of brand asset atau kunci pembuka untuk masuk ke
elemen lainnya. Jadi jika itu sangat rendah maka hamper di pastikan
bahwa ekuitas merek juga rendah.
Menurut (Kertamukti 2015: 87) brand awareness(kesadaran
merek) Juga meliputi beberapa tingkatan kesadaran yang ikut
berperan dalam keutuhan ekuitas merek. Tingkat brand
awarenessmempunyai tingkatan sebagai berikut ini:
- Unaware of brand
Tingkatan ini yang apabila diartikan ialah tingkat tidak
menyadari Adanyasuatu merek. Tingkat ini ialah tingkatan yang
amat dasar jika dilihat dari piramida tingkatan kesadaran merek,
dan hal ini mengartikan bahwa sang konsumen tidak sadar
adanya keberadaan merek tertentu. - Brand Recognition
Tingkatan ini ialah tingkat pengenalan akan suatu merek.
Tingkat ini ialah tingkat minimum ataupun paling sedikit dari
menyadari adanya suatu merek. Dan pencapaian pada tingkatan
ini sangat penting terutama Dikala konsumen memilah merek
saat mau melaksanakan pembelian. - Brand Recall
Brand recall ialah tingkat pengingatan kembali pada
suatu merek. Tingkat ini ialah tingkatan dimana ketika orang
dimintai melafalkan Satu merek yang termasuk dari kategori
produk khusus tanpa adanya bantuan yang berasal dari luar
dirinya. - Top of mind
Top of mind merupakan merek utama dari berbagai merek yang
ada dalam benak konsumen. Tingkat kesadaran akan merek ini
terjadi apabila pengingat, kemudian ia menyebut suatu nama
dari merek dalam kategori produk tertentu, maka merek yang
disebutkan Pertama Kali olehnya adalah top of mind.
