Menurut Shimp (2003 dalam Rizan, Saidani, Sari 2012) ada tiga bagian
yang terdapat dalam pengukuran citra merek yaitu atribut, manfaat dan
evaluasi keseluruhan.
1) Atribut. Atribut adalah ciri-ciri atau berbagai aspek dari merek yang
diiklankan. Atribut juga dibagi menjadi dua bagian yaitu hal- hal yang
tidak berhubungan dengan produk (contoh: harga, kemasan, pemakai,
dan citra penggunaan), dan hal-hal yang berhubungan dengan produk
(contoh: warna, ukuran, desain).
2) Manfaat. Manfaat dibagi menjadi tiga bagian yaitu fungsional,
simbolis, dan pengalaman.
a) Fungsional, yaitu manfaat yang berusaha menyediakan solusi bagi
masalah-masalah konsumsi atau potensi permasalahan yang dapat
dialami oleh konsumen, dengan mengasumsikan bahwa suatu
merek memiliki manfaat spesifik yang dapat memecahkan masalah
tersebut.
b) Simbolis, yaitu diarahkan pada keinginan konsumen dalam upaya
memperbaiki diri, dihargai sebagai anggota suatu kelompok,
afiliasi, dan rasa memiliki.
c) Pengalaman, yaitu konsumen merupakan representasi dari
keinginan mereka akan produk yang dapat memberikan rasa
senang, keanekaragaman, dan stimulasi kognitif.
3) Evaluasi keseluruhan. Evaluasi keseluruhan yaitu nilai atau
kepentingan subjektif dimana pelanggan menambahkannya pada hasil
konsumsi
