Pengertian Perilaku Konsumen


Perilaku konsumen (consumer behavior) sebagai dinamika interaksi antara
pengaruh dan kesadaran, perilaku dan lingkungan dimana manusia
melakukan pertukaran aspek-aspek .kehidupan. Perilaku konsumen
melibatkan pemikiran dan perasaan yang mereka alami serta tindakan yang
mereka lakukan dalam proses konsumsi. Hal itu mencakup segala hal pada
lingkungan yang memprngaruhi pemikiran, perasaan, dan tindakan. Hal itu
termasuk komentar konsumen lainnya, iklan, informasi harga, pengepakan,
penampilan produk, blogs, dan lainnya. (J. Paul Peter dan Jerry C. Olson,
2018.p6).
Menurut Putri (2016) Perilaku Konsumen merupakan salah satu studi
tentang bagian pembelian perorangan, kelompok, dan organisasi. Bagian-
bagian tersebut akan membentuk pasar sehingga muncul pasar individu
maupun pasar konsumen, bagian pembelian kelompok, dan pasar bisnis
yang dibentuk organisasi.
Menurut Rafis et. al (2016) perilaku konsumen merupakan tentang
bagaimana individu, kelompok, dan organisasi memilih ,membeli ,
menggunakan, dan bagaimana barang, jasa, ide, maupun pengalamana untuk
memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka.
Menurut Wibasuri et. al (2018) perilaku konsumen yaitu tindakan-tindakan
individu yang secara langsung terlibat dalam usaha mendapat dan
menggunakan barang dan jasa ekonomis termasuk proses pengambilan
keputusan yang mendahului menentukan tindakan-tindakan tersebut. Studi
ini bertujuan untuk menemukan prinsip-prinsip perilaku konsumen untuk
dapat memperoleh implikasi praktis dan saran untuk memprediksi dan
mempengaruhi keputusan konsumen. Perilaku konsumen menunjukkan dua
pandangan yang berbeda dalam melihat proses keputusan konsumen yaitu
behavioristis dan neobehavioristis. Behavioristis berfokus pada konstruksi
yang diamati mempengaruhi aspek dan tanggapan dalam proses keputusan
konsumen, sedangkan neobehavioristis memperluas penelitian pada
konstruksi teoritis dan hipotesis perantara antara pengaruh dan tanggapan.