Manfaat pengukuran kinerja keuangan terdiri dari lima bagian, yaitu:
- Mengukur Kinerja Keuangan dalam Pengambilan Keputusan
Keputusan organisasi seringkali dibuat dalam konteks keterbatasan data
dan tekanan dari berbagai pertimbangan politik dan kelompok
kepentingan,yang memungkinkan organisasi untuk menentukan misinya
dan menetapkan tujuan untuk mencapai hasil tertentu, serta memilih
metode untuk mengukur kinerja keuangan berdasarkan hal tersebut. - Mengukur hasil keuangan meningkatkan akuntabilitas internal
Mengukur kinerja keuangan secara otomatis menciptakan akuntabilitas
dari bawah ke atas di seluruh organisasi, garis atas kemudian bertanggung
jawab kepada parlemen. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan
system pengukuran standar berbasis objek (by objective) untuk mengukur
hasil (output) dan manfaat (outcome). - Mengukur kinerja keuangan meningkatkan akuntabilitas public
Masyarakat disarankan untuk mengetahui evaluasi kinerja keuangan
organisasi, karena publikasi laporan ini sangat penting bagi keberhasilan
system pengukuran kinerja yang baik. - Pengukuran Kinerja Kuangan, Perencanaan dan Penetapan Tujuan
Proses perencanaan strategi dan tujuan tidak akan kurang baik tanpa
kemampuan mengukur kinerja keuangan dan peluang program. Selain itu,
keberhasilan suatu program tidak akan pernah dinilai secara obyektif jika
pengukuran kinerja keuangan kurang akurat atau tidak efektif. - Pengukuran Kinerja Keuangan untuk Sumber Daya yang Efektif
Berdasarkan keunggulan pengukuran kinerja keuangan pengelolaan desa
di atas, nampaknya pengukuran kinerja keuangan sangat berguna untuk
meningkatkan kualitas pengambilan keputusan pemerintah, perencanaan
strategis, penetapan tujuan dan alokasi sumber daya secara efektif
