Keberfungsian Sosial


Keberfungsisan sosial merupakan kosepsi penting bagi pekerja sosial.
Keberfungsian sosial merupakan resultant dari interaksi individu dengan berbagai
sistem sosial dimasyarakat, seperti sistem pendidikan, sistem keagamaan, sistem
keluarga, sistem politik, sistem pelayanan sosial dan seterusnya. Sebagai cintoh,
kemampuan melaksanakan peranan sosial adalah kapasitas seseorang dalam
menjalankan tugas-tugas kehidupan sesuai dengan status sosialnya. Keberfungsian
sosial menurut Barlet dalam Fahrudin (2014: 62) sebagai berikut: “Keberfungsian
sosial adalah kemampuan mengatasi (coping) tuntutan (demands) lingkungan yang
merupakan tugas-tugas kehidupan”.
Proses pertolongan peranan pekerjaan sosial sangat beragam tergantung
pada konteksnya. Secara umum pekerjaan sosial dapat berperan sebagai mediator,
fasilitator atau pendamping, pembimbing, perencana, dan pemecah masalah.
Kinerja pekerja sosial dalam melaksanakan peningkatan keberfungsian sosial
seseorang atau kelompok maupun masyarakat dapat dilihat dari beberapa strategi
pekerjaan sosial sebagai berikut (Dubois dan Miley) dalam Suharto (2007: 5):

  1. Meningkatkan kemampuan orang dalam menghadapi masalah yang dialaminya.
  2. Menghubungkan orang dengan sistem dan jaringan sosial yang memungkinkan
    mereka menjangkau atau memperoleh berbagai sumber, pelayanaan dan
    kesempatan.
  3. Meningkatkan kinerja lembaga-lembaga sosial sehingga mampu memberikan
    pelayanan sosial secara efektif, berkualitas, dan berprikemanusiaan.
  4. Merumuskan dan mengembangkan perangkat hokum dan peraturan yang
    mampu menciptakan situasi yang kondusif bagi tercapainya kemerataan
    ekonomi dan keadilan sosial.
    Menurut Fahrudin (2014: 71) mengatakan bahwa secara tradisional
    pekerjaan sosial mempunyai tiga metode pokok dan tiga metode pembantu, yaitu:
    “(1) Metode Pokok: Social case work, Social group work, dan Community
    Organization/Community Development. (2) Metode Pembantu: Social work
    administration, Social action, dan Social work research”.