Indikator motivasi kerja mengacu pada teori yang dikemukan oleh Abraham
Maslow (1943-1970), yaitu:
- Kebutuhan Fisiologis (Physiological Needs)
Kebutuhan fisiologis merupakan hirarki kebutuhan manusia yang paling dasar
yang merupakan kebutuhan untuk hidup dapat dilihat dari indikatornya
penyediaan sarana dan prasarana dan pemberian kesempatan beristirahat. - Kebutuhan Rasa Aman (Safety Needs)
Dapat dilihat dari indikatornya merasa aman dari perlakuan atasan, adanya
jaminan keselamatan kerja dan keamanan dari pekerjaan. - Kebutuhan Sosial (Social Needs)
Dapat dilihat dari indikatornya penyesuaian diri di lingkungan kerja dan
kebutuhan untuk bekerja secara berkelompok. - Kebutuhan Pengakuan (Esteem Needs)
Dapat dilihat dari indikatornya pemberian penghargaan, pemberian perhatian
dan penyampaian ide yang diterima. - Kebutuhan Aktualisasi Diri (Self-Actualization Needs)
Dapat dilihat dari indikatornya pemberian kesempatan untuk
mengembangkan kemampuan, kepuasan dan kebutuhan untuk menyelesaikan
pekerjaan dengan baik.
