Faktor-faktor yang memengaruhi Kinerja


Menurut Moorhead dan Chung/Megginson, dalam Samsuddin, (2018:79)
kinerja pegawai dipengaruhi oleh beberapa faktor:

  1. Kualitas Pekerjaan (Quality of Work), Merupakan tingkat baik atau buruknya
    sesuatu pekerjaan yang diterima bagi seorang pegawai yang dapat dilihat dari
    segi ketelitian dan kerapihan kerja, keterampilan dan kecakapan.
  2. Kuantitas Pekerjaan (Quantity of Work), Merupakan seberapa besarnya beban
    kerja atau sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan oleh seorang pegawai.
    Diukur dari kemampuan secara kuantitatif didalam mencapai target atau hasil
    kerja atas pekerjaan-pekerjaan baru.
  3. Pengetahuan Pekerjaan (Job Knowledge), Merupakan proses penempatan
    seorang pegawai yang sesuai dengan background pendidikan atau keahlian
    dalam suatu pekerjaan. Hal ini ditinjau dari kemampuan pegawai dalam
    memahami hal-hal yang berkaitan dengan tugas yang mereka lakukan.
  4. Kerjasama Tim (Teamwork), Melihat bagaimana seorang pegawai bekerja
    sama dengan orang lain dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Kerjasama
    tidak hanya sebatas secara vertikal ataupun kerjasama antar pegawai, tetapi
    kerjasama secara horizontal merupakan faktor penting dalam suatu kehidupan
    organisasi yaitu dimana antar pimpinan organisasi dengan para pegawainya
    terjalin suatu hubungan yang kondusif dan timbal balik yang saling
    menguntungkan.
  5. Kreatifitas (Creativity), Merupakan kemampuan seorang pegawai dalam
    menyelesaikan pekerjaannya dengan cara atau inisiatif sendiri yang dianggap
    mampu secara efektif dan efisien serta mampu menciptakan perubahanperubahan baru guna perbaikan dan kemajuan organisasi.
  6. Inovasi (Inovation), Kemampuan menciptakan perubahan-perubahan baru
    guna perbaikan dan kemajuan organisasi. Hal ini ditinjau dari ide-ide
    cemerlang dalam mengatasi permasalahan organisasi.
  7. Inisiatif (Initiative), melingkup beberapa aspek seperti kemampuan untuk
    mengambil langkah yang tepat dalam mengahadapi kesulitan, kemampuan
    untuk melakukan sesuatu pekerjaan tanpa bantuan, kemampuan untuk
    mengambil tahapan pertama dalam kegiatan.