Quality Function Deployment (QFD) merupakan proses menentukan
kebutuhan konsumen dan menterjemahkannya kedalam atribut yang dapat
dijalankan (Munjiati Munawaroh, 2013).
Menurut Pangestu Subagyo (2000), Quality Function Deploymenti
adalah cara untuk meningkatkan kualitas barang atau jasa dengan
memahami kebutuhan konsumen, kemudian menghubungkannya dengan
ketentuan teknis untuk menghasilkan barang atau jasa itu, pada setiap
tahap pembuatan barang atau jasa yang dihasilkan.
Quality Function Deployment merupakan metode terstruktur yang
digunakan dalam proses perencanaan dan pengembangan produk untuk
menetapkan spesifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen, serta
mengevaluasi secara sistematis kapabilitas suatu produk atau jasa dalam
memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen (Andriyastuti Suratman,
2013). Implementasi QFD terdiri dari tiga tahap, dimana seluruh kegiatan
yang dilakukan pada masing-masing tahapan dapat diterapkan seperti
layaknya suatu proyek, dengan terlebih dahulu dilakukan tahap
perencanaan dan persiapan, ketiga tahapan tersebut adalah:
a. Tahap pengumpulan voice of customer
b. Tahap penyusunan rumah kualitas (house of quality)
c. Tahap analisa dan implementasi
