Berikut dibawah ini adalah cara mencegah terjadinya atau
meminimalkan turnover intention :
- Sistem prosedur kerja yang jelas
Sistem prosedur kerja yang jelas serta detail Prosedur akan
membuat karyawan tahu bagaimana cara menjalankan kerja dengan baik
dan benar tanpa harus bingung, karena jika tidak adanya prosedur kerja
akan memebuat seseorang bisa bekerja dengan caranya sendiri tanpa
memikirkan proses internal perusahaan. - Sistem kompensasi yang jelas dan transparan
Karyawan yang mempunyai pekerjaan lebih berat serta lebih
banyak waktu maka akan mendapatkan hasil lebih dari pada mereka yang
hanya bekerja biasa. Kompensasi merupakan salah satu daya semangat
karyawan dalam membentuk etos dan semangat kerja. - Suasana kerja yang nyaman
Suasana kerja yang nyaman merupakan salah satu alasan mengapa
seseorang ingin tetap bertahan di suatu perusahaan. Karena karyawan
membutuhan rasa tenang,nyaman dan aman saat fokus berkerja. - Sistem jenjang karir yang jelas
Sistem jejang karir membuat seseorang karyawan berani
mengambil keputusan untuk tidak meninggalkan perusahaan karena
karyawan mengetahui bagaimana cara mencapai suatu posisi jabatan
dengan cara kerja keras dan bukan dengan subjektivitas dari pimpinan. - Komunikasi
Memperhatikan apa yang dibutuhkan oleh karyawan dan
menanyakan apa yang mereka keluhkan sealama bekerja di perusahaan.
Selalu berkomunikasi untuk mendapatkan feedback dari karyawan. - Meningkatkan keterlibatan karyawan.
Karyawan membutuhkan interaksi sosial, penghargaan, pengakuan
dan dihargai oleh atasan mereka, hal ini dapat menjadikan pempinan untuk
terus berkembang dengan baik. - Membangun Employer Branding dengan memberikan identitas khusus
pada employer.
Employer branding yaitu memberikan diferensiasi dari
karakteristik-karakteristik yang dimiliki perusahaan sebagai pemberi kerja
terhadap pesaing-pesaing mereka, dan menitik beratkan aspek-aspek
lingkungan karyawan yang membuat karyawan nyaman dan merasa
mendapatkan perlakukan berbeda dibanding perusahaan lain (Backhaus
dan Tickoo, 2004)
