Indikator Motivasi Kerja


Menurut Maslow dalam Robbins (2015) indikator yang digunakan untuk
mengukur motivasi kerja seseorang adalah:

  1. Kebutuhan Fisiologis (Phsiological Needs)
    Karyawan adalah manusia yang mana memiliki kebutuhan mendasar untuk
    dapat menjalani kehidupannya. Kebutuhan mendasar ini contohnya makanan,
    minuman serta tempat tinggal.
  2. Kebutuhan Rasa Aman (Safety Needs)
    Seorang karyawan dalam menjalankan pekerjaannya, tentunya selalu merasa
    khawatir dengan apa yang sedang dikerjakan. Untuk itu manajer diharapkan
    memberikan perhatian kepada bawahannya berupa perlindungan agar merasa
    aman dan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
  3. Kebutuhan Sosial (Social Needs)
    Kebutuhan ini tidak kalah pentingnya dengan dua kebutuhan sebelumnya.
    Seperti yang kita ketahui, manusia adalah makhluk sosial yang tidak lepas dari
    aktivitasnya bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Kebutuhan ini dalam
    arti sosial seperti diterima di lingkungan tempat dia bekerja, mendapat
    perhatian dari karyawan lain dan orang lain dan lainnya.
  4. Kebutuhan akan Penghargaan (Esteem Needs)
    Seorang karyawan dalam melakukan pekerjaan tentunya ingin hasil kerjanya
    diberikan penghargaan atas kerja kerasnya. Dalam hal ini penghargaan yang
    dapat diberikan dapat berupa gaji dan kenaikan jabatan.
  5. Kebutuhan Aktualisasi Diri (Self Actualization Needs)
    Karyawan dalam melakukan pekerjaannya pastinya ingin mengembangkan
    potensi yang ada pada diri sendiri. Dalam memenuhi kebutuhan ini, manajer
    harus memberikan pelatihan kerja guna meningkatkan kemampuan karyawan
    dalam bekerja.