Prinsip-prinsip pemberian kredit


Menurut Kasmir (2013:95) prinsip pemberian kredit dibagi
menjadi analisis 5C dan 7P yaitu:

  1. Character
    Suatu keyakinan bahwa, sifat dari orang-orang yang akan
    diberikan kredit dapat dipercaya, hal ini tercermin dari latar
    belakang si nasabah baik bersifat latar belakang pekerjaan
    maupun yang bersifat pribadi.
  2. Capacity
    Untuk melihat nasabah dalam kemampuannya dalam
    bidang bisnis yang dihubungkan dengan pendidikannya,
    kemampuan bisnis juga diukur dengan kemampuannya dalam
    memahami tentang ketentuan- ketentuan pemerintah. Begitu
    pula dengan kemampuannya dalam menjalankan usahanya
    selama ini. Pada akhirnya akan terlihat “kemampuannya”
    dalam mengembalikan kredit yang disalurkan.
  3. Capital
    Untuk melihat penggunaan modal apakah efektif, dilihat
    dari laporan keuangan dengan melakukan pengukuran dari segi
    likuiditas, solvabilits, rentabilitas dan ukuran lainnya.
  4. Colleteral
    Jaminan yang diberikan calon nasabah baik yang bersifat
    fisik ataupun non fisik.
  5. Condition of Economic
    Dilihat kondisi ekonomi dan politik yang terjadi saat ini
    ataupun dimasa yang akan datang sesuai dengan sektor masingmasing, serta dilihat juga dari prospek usaha sektor lain yang
    dijalankan