Pendeteksian Herding Behavior Metode Christie dan Huang


Dalam mengukur tingkat perilaku herding, Christie dan Huang (1995)
menggunakan metode Cross-sectional Standart of Return (CSSD). Metoda ini
menggunakan ukuran untuk mendeteksi perilaku herding dalam periode
tertentu saat ada dorongan naik atau turun pada imbal hasil yang ekstrim.
Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa metoda ini mencoba untuk mengukur
rata-rata kedekatan imbal balik saham individual terhadap imbal balik pasar
rata-rata.

CSSD kemudian diregresikan terhadap sebuah konstata dan dua (2) dummy untuk
mengidentifikasi fase pasar ekstrim, sehingga menjadi persamaan sebagai berikut :
𝐢𝑆𝑆𝐷 = π‘Ž + 𝑏1𝐷𝑑 + 𝑏2𝐷𝑑 + 𝑒1
Keterangan :
a koefisien yang menunjukan dispersi rata-rata sampel di luar area yang
melibatkan kedua dummy variable
𝑏1𝑏2
indikator terjadinya herding apabila menunjukan nilai negatif yang
signifikan secara statistik
𝐷𝑑 dummy memiliki nilai = 1 apabila imbal hasil pada hari t berada pada
ekstrim 1% dan 5% dari distribusi pasar imbal hasil; dummy memiliki
nilai = 0 bila tidak memenuhi syarat
Apabila imbal imbal hasil saham yang mengalami herd di kisaran konsensus pasar,
dispersi diprediksi relatif rendah. Sebaliknya, saat pergerakan imbal hasil berbeda dari
pasar, dispersi meningkat.