Rhodes dan Eisenberger dalam Sholeh (2018) mengemukakan bahwa
persepsi terhadap dukungan organisasi memiliki aspek-aspek, sebagai berikut:
a. Keadilan
Cropanzo & Greenberg telah menjelaskan dua keadilan yakni keadilan
dalam aspek struktural dimana hal tersebut mencakup aturan-aturan formal serta
keputusan yang menyangkut pegawai. Serta keadilan dalam aspek sosial dimana
dapat dikatakan sebagai keadilan interaksional yang meliputi pelakuan organisasi
terhadap pegawai pada penghargaan martabat serta penghormatan, (Rhoades &
Eisenberger dalam Sholeh, 2018).
b. Dukungan Supervisor
Kottke & Sharafinski dalam Sholeh (2018), mengemukakan bahwa pegawai
menelaah dengan pandangannya secara umum mengenai sejauh mana atasan
menilai kontribusinya serta bagaimana kepedulian atasan terhadap
kesejahteraannya. Hal tersebut dikarenakan atasan memiliki peran sebagai orang
yang memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan dan mengevaluasi kinerja
pegawainya dalam organisasi tersebut dengan mengacu kepada penilaian tersendiri.
Begitupun dengan pegawai yang akan melihat ada atau tidaknya dukungan dari
organisasi tempat ia bekerja.
c. Penghargaan Organisasi dan Kondisi Pekerjaan
Bentuk dari penghargaan organisasi serta kondisi pekerjaan ini yakni gaji,
pengakuan, promosi, keamanan dalam bekerja, kemandirian, peran stressor, dan
pelatihan.
Sedangkan Allen & Brady dalam Prasetyo (2016) mengemukakan aspek
persepsi dukungan organisasi yakni:
a. Sikap organisasi terhadap ide-ide karyawan.
Hal ini menjadikan persepsi yang positif ketika organisasi mendengarkan
dan menggunakan ide pegawai. Begitupun sebaliknya, bila perusahaan tidak
menerima ide pegawai dan melakukan segala sesuatu sendiri persepsi akan menjadi
negatif.
b. Sikap pada masalah yang dihadapi karyawan
Pegawai akan merasa tidak mendapat dukungan dari organisasi apabula
perusahaan tidak menunjukkan sikap dalam membantu mereka dalam menghadapi
masalah.
c. Sikap pada kesejahteraan dan kesehatan karyawan
Pegawai akan melihat bagaimana organisasi memberikan dukungannya agar
mereka dapat bekerja secara optimal untuk mencapai tujuan dari organisasi
tersebut.
Selanjutnya Robbins dan Judge dalam Sari (2019) mengemukakan aspek
persepsi dukungan organisasi yaitu:
a. Penghargaan
Ada penghargaan berbentuk finansial seperti gaji, upah, insentif, atau
tunjangan. Tetapi, ada juga penghargaan diluar finansial seperti pujian, penerimaan,
pengakuan atau yang lainnya yang tidak kalah pentingnya dalam meningkatkan
kinerja pegawai.
b. Kepedulian
Rasa peduli merupakan bentuk pimpinan terhadap pegawainya untuk
memberikan penghargaan baik salam bentuk waktu, gagasan, perhatian, maupun
yang lainnya.
c. Kesejahteraan
Kesejahteraan (well-being) yang seding juga dikenal sebagai kesejahteraan
subjektif, emosi, atau kebahagiaan. Pengertian lain kesejahteraan dikaitan dengan
tujuan hidup yang bermakna.
