Organisasi berisi sekumpulan orang yang memiliki kompetensi
yang berbeda-beda dan saling tergantung satu dengan yang lainnya serta
berusaha untuk mewujudkan kepentingan bersama mereka, dengan
memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada (Mirawati, 2015).
Pada dasarnya tujuan bersama yang ingin diwujudkan oleh
organisasi adalah mencari profitabilitas, oleh karena itu dibutuhkan
karyawan-karyawan yang mempunyai prestasi kerja yang tinggi..
Menurut Sutrisno (dalam Mirawati, 2015) mengatakan bahwa
pengertian prestasi kerja sebagai tingkat kecakapan seseorang pada tugastugas yang mencakup pekerjaannya. Pengertian tersebut menunjukkan
bobot kemampuan individu dalam memenuhi ketentuan-ketentuan yang
ada didalam pekerjaannya.
Prestasi kerja seseorang adalah sebagai bahan pertimbangan yang
nantinya akan menjadi evaluasi bagi pimpinan organisasi untuk
menempatkan seseorang pada posisi pekerjaan yang sesuai dengan potensi
yang dimiliki. Informasi terkait tinggi rendahnya sebuah prestasi kerja
tidak diperoleh dalam jangka waktu pendek, tetapi diperoleh melalui
proses yang panjang yaitu proses penilaian prestasi kerja karyawan.
Menurut Siagian (2007) mengemukakan bahwa prestasi kerja yang
disebut juga dengan kinerja, merupakan prestasi yang dicapai oleh seorang
karyawan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Pernyataan
tersebut didukung oleh pendapat dari Mangkunegara (dalam Mirawati,
2015) yaitu prestasi kerja adalah perbandingan hasil yang dicapai dengan
peran serta tenaga kerja persatuan watu, lazimnya per jam.
