Bagaimanapun harapan yang ingin dicapai dari hasil penilaian kinerja
personil adalah kinerjanya baik. Oleh karena itu, para pimpinan dan bagian
personil sejak awal harus menyadari akan pentingnya faktor-faktor yang
memengaruhi mengapa seseorang bisa berkinerja baik dan tidak. Pada
umumnya kinerja personil dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu antara
lain:
- Sasaran : adanya rumusan sasaran yang jelas tentang apa yang
diharapkan oleh perusahaan untuk dicapai. - Standar : apa ukurannya bahwa seseorang telah berhasil mencapai
sasaran yang diinginkan oleh perusahaan. - Umpan balik : informasi terhadap kegiatan yang berkaitan dengan upaya
mencapai sasaran sesuai standar yang telah ditentukan. - Peluang : beri kesempatan orang itu untuk melaksanakan tugasnya
mencapai sasaran tersebut. - Sarana: sediakan sarana yang diperlukan untuk mendukung tugasnya.
- Kompetensi : beri pelatihan yang efektif, yaitu bukan sekedar belajar
tentang sesuatu, tetapi belajar bagaimana melakukan sesuatu. - Disiplin Kerja : harus bisa menjawab pertanyaan “mengapa saya harus
melakukan pekerjaan ini?”
Adapun faktor-faktor lingkungan yang perlu diketahui yang sering
menimbulkan masalah dalam kinerja antara lain adalah: - Koordinasi yang kurang baik antara karyawan dalam bekerja.
- Tidak cukupnya informasi yang diperlukan untuk mendukung
pelaksanaan tugas. - Kurangnya peralatan pendukung dan banyaknya mesin yang rusak.
- Tidak cukupnya dana.dan tidak mamadainya pelatihan.
- Kurang kerja sama atau komunikasi antar karyawan.
- Tidak cukupnya waktu yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan.
- Lingkungan pekerjaan yang buruk, misalnya panas, terlalu dingin,
berisik, banyaknya gangguan dan lain-lain.
