Bentuk-bentuk Disiplin Kerja


Menurut Handoko (2008: 208-211) bentuk-bentuk disiplin kerja yaitu:

  1. Disiplin Preventif
    Disiplin Preventif adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk mendorong para
    karyawan agar mengikuti berbagai standar dan aturan, sehingga penyelewenganpenyelewengan dapat dicegah.
  2. Disiplin Korektif
    Disiplin korektif adalah kegiatan yang diambil untuk menangani pelanggaran
    terhadap aturan-aturan dan mencoba untuk menghindari pelanggaran-pelanggaran
    lebih lanjut. Kegiatan korektif sering berupa suatu bentuk hukuman dan disebut
    tindakan pendisiplinan, contohnya tindakan pendisiplinan bisa berupa peringatan
    atau skorsing.
  3. Disiplin Progresif
    Disiplin progresif adalah memberikan hukuman-hukuman yang lebih berat
    terhadap pelanggaran-pelanggaran yang berulang. Tujuannya adalah memberikan
    kesempatan kepada karyawan untuk mengambil tindakan korektif sebelum
    hukuman-hukuman yang lebih serius dilaksanakan.