Faktor-faktor yang Memengaruhi Perencanaan karir


Menurut Sitompul (2018) suksesnya perencanaan karir seseorang
dipengaruhi oleh adanya kemampuan perencanaan karir dan pengambilan
keputusan yang matang. Seseorang yang memiliki kemampuan perencanaan karir
tentu mampu memahami dirinya. Oleh sebab itu, individu tersebut dapat
memutuskan pilihan yang paling tepat sesuai dengan keadaan dirinya. Setiap orang
mengharapkan langkah dalam menempuh karir bisa berjalan lancar dan sukses,
kesuksesan seseorang bisa diukur dengan melihat kesuksesan jenjang karir yang
dimiliki. Sukses dalam karir bisa dirasakan dengan perasaan bangga mendapatkan
pekerjaan yang diharapkan, penghasilan yang lebih, status sosial yang tinggi dan
dihargai orang lain.
Menurut Winkel dan Sri Hastuti, (2004) menyatakan bahwa perkembangan
dan perencanaan karir seseorang dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor
eksternal yaitu:
a. Faktor internal
Faktor internal merupakan faktor yang bersumber dari dalam diri individu.
Faktor internal yang memengaruhi perencanaan karir seseorang antara lain:

  1. Nilai-nilai kehidupan
    Nilai-nilai kehidupan yaitu ideal-ideal yang dikejar oleh seseorang
    dimanapun dan kapanpun. Nilai-nilai ini menjadi pedoman, pegangan dalam
    hidup sampai tua, dan sangat menentukan bagi gaya hidup seseorang. Nilainilai kehidupan yang dianut oleh individu berbeda-beda, akibatnya pemilihan
    jabatan bagi seseorang biasanya menyesuaikan dengan nilai yang dianutnya.
  2. Taraf intelegensi
    Taraf intelegensi, yaitu taraf kemampuan seseorang untuk mencapai
    prestasi-prestasi yang di dalamnya berpikir memegang peran, dalam
    mengambil suatu keputusan mengenai pilihan jabatan. Tinggi rendahnya taraf
    intelegensi yang dimiliki seseorang memengaruhi tingkat keefektifan
    perencanaan karir.
  3. Bakat khusus
    Bakat khusus merupakan kemampuan yang menonjol di suatu bidang
    keterampilan, atau bidang kesenian. Bakat khusus akan menjadi bekal untuk
    memilih pekerjaan yang selaras dengan bakat yang dimilikinya
    berkecenderungan senang dan puas dalam menekuni pekerjaannya. Akan
    tetapi, bakat khusus yang dimiliki tidak memberi jaminan bahwa dia pasti
    akan berhasil dengan baik dalam jabatannya yang dipilih.
  4. Minat
    Minat merupakan kecenderungan yang agak menetap pada seseorang
    untuk merasa tertarik pada suatu bidang tertentu dan merasa senang
    mendalami kegiatan yang berkaitan dengan bidang itu. Orang yang berminat
    tetapi tidak memenuhi tuntutan kualifikasi dalam hal taraf intelegensi dan
    profil kemampuan khusus, kiranya tidak dapat diharapkan akan berhasil
    dengan baik.
  5. Sifat-sifat
    Sifat-sifat ialah ciri-ciri kepribadian yang bersama-sama memberikan
    corak khas pada seseorang. Pada umumnya, diakui bahwa orang tertentu akan
    rendah cocok untuk memegang suatu jabatan tertentu karena sifatnya
    mempersulit dalam memenuhi tuntutan yang khas pada jabatan tertentu. Akan
    tetapi yang perlu diingat bahwa pada masa remaja belum terbentuk semua
    sifat dan kepribadian juga masih dapat mengalami perubahan.
    14
  6. Pengetahuan
    Pengetahuan ialah informasi yang dimiliki tentang bidang-bidang dan
    tentang diri sendiri. Orang yang memiliki pengetahuan akan bidang-bidang
    pekerjaan dan pengetahuan tentang dirinya sendiri, dapat dikatakan bahwa ia
    memiliki perencanaan karir yang tinggi.
  7. Keadaan jasmani
    Keadaan jasmani merupakan ciri-ciri keadaan fisik yang dimiliki oleh
    seseorang. seperti tinggi badan, berat badan, ketajaman penglihatan dan
    pendengaran dan sebagainya. Keadaan fisik seseorang akan memengaruhi
    seseorang dalam melakukan pilihan jawaban.
    b. Faktor eksternal
    Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri individu. Faktor
    eksternal yang mempengaruhi perencanaan karir seseorang yaitu :
  8. Masyarakat
    Merupakan lingkungan budaya di mana seseorang dibesarkan.
    Lingkungan sangat berpengaruh besar terhadap pandangan yang dipegang
    dalam sebuah keluarga. Salah satunya ialah pandangan atau keyakinan
    mengenai gambaran jenis pekerjaan dan cocok tindakannya jabatan tertentu
    untuk pria dan wanita.
  9. Keadaan sosial ekonomi negara atau daerah
    Keadaan sosial ekonomi negara atau daerah yaitu laju pertumbuhan
    ekonomi yang lambat atau cepat, hal ini akan berpengaruh terhadap
    terciptanya suatu bidang pekerjaan baru. Status sosial ekonomi keluarga
    adalah tingkat pendidikan orang tua, tinggi rendahnya pendapatan orang tua,
    jabatan ayah dan ibu, dan daerah tempat tinggal. Status ini akan turut dalam
    menentukan tingkat pendidikan sekolah seseorang yang dimungkinkan.
  10. Pengaruh dari keluarga besar dan keluarga inti
    Orang tua, saudara kandung dari orang tua, dan kakak terkadang
    memiliki harapan, mengkomunikasikan pandangan dan sikap tertentu
    terhadap pendidikan dan pekerjaan. Orang-orang yang tinggal di rumah ini
    akan menjadi pengaruh besar bagi anak dalam menyusun dan merencanakan
    karirnya. Orang tua menyatakan sendiri segala harapan mereka serta
    mengkomunikasikan pandangan dan sikap tertentu terhadap perencanaan
    pendidikan dan pekerjaan. Remaja harus menentukan sendiri sikapnya
    terhadap harapan dan pandangan tersebut, hal ini akan berpengaruh pada
    perencanaan karirnya, sebaliknya bila dia tidak menerima maka dia akan
    menghadapi situasi yang sulit karena tidak adanya dukungan dalam
    perencanaan masa depan.
  11. Pendidikan
    Pendidikan sekolah adalah pandangan dan sikap yang dikomunikasikan
    kepada anak didik oleh staf petugas bimbingan dan tenaga pengajar mengenai
    nilai-nilai yang terkandung dalam bekerja, tinggi rendahnya status sosial
    jabatan-jabatan, dan kecocokan jabatan tertentu untuk anak laki-laki dan
    perempuan.
  12. Pergaulan teman sebaya
    Pergaulan teman sebaya yaitu beraneka pandangan dan variasi harapan
    tentang masa depan yang terungkap dalam pergaulan sehari-hari. Pandangan
    dan harapan yang bernada optimis akan meninggalkan kesan dalam hati yang
    jauh berbeda dengan kesan yang timbul bila terdengar keluhan-keluhan.
  13. Tuntutan yang melekat pada setiap jabatan
    Tuntutan yang melekat pada masing-masing jabatan dan pada setiap
    program studi atau latihan yang mempersiapkan seseorang untuk diterima
    pada jabatan tertentu dan berhasil di dalamnya.