Menurut Robbins (2006), Indikator untuk mengukur kinerja
karyawan secara individu ada enam indikator, yaitu:
a) Kualitas, kualitas kerja diukur dari persepsi karyawan terhadap
kualitas pekerjaan yang dihasilkan serta kesempurnaan tugas
terhadap keterampilan dan kemampuan karyawan.
b) Kuantitas, merupakan jumlah yang dihasilkan dinyatakan dalam
istilah seperti jumlah unit, jumlah siklus aktivitas yang
diselesaikan.
c) Ketepatan waktu. Merupakan tingkat aktivitas pada awal waktu
yang dinyatakan, dilihat dari sudut koordinasi dengan hasil output
serta memaksimalkan waktu yang tersedia untuk aktivitas lain.
d) Efektivitas, merupakan tingkat penggunaan sumberdaya
organisasi (tenaga, uang, teknologi, bahan baku) dimaksimalkan
dengan maksud menaikan hasil dari setiap unit dalam
penggunaan sumber daya.
e) Kemandirian, merupakan tingkat seseorang karyawan yang
nantinya akan dapat menjalankan fungsi kerjanya.
