Untuk mengukur pencapaian suatu target, kinerja memiliki indikator
yang dapat dijadikan sebagai alat ukurnya, baik dengan menggunakan ukuran
kualitatif maupun ukurann kuantitatif. Dengan menggunakann indikator kinerja,
suatu kinerja bisa dievaluasi apakah telah berhasil mencapai target yang telah
ditentukann ataukah tidak.
Menurut Robbins (2006), indikator untuk mengukur kinerja karyawan
secara individu ada 6 indikator, yaitu:
- Kualitas
Kualitas kerja diukur dari persepsii karyawan terhadap kualitas pekerjaan
yang dihasilkan serta kesempurnaann tugas terhadap keterampilan dan
kemampuan karyawan. - Kuantitas
Merupakan jumlah yang dihasilkan dinyatakan dalamm istilah seperti unit,
jumlah siklus aktivitas yangg diselesaikan. - Ketepatan waktu
Merupakan tingkat aktivitas diselesaikann pada awal waktu yang
dinyatakan, dilihat darii sudut koordinasi dengan hasil output serta
memaksimalkann waktu yang tersedia untuk aktivitas lain. - Efektivitas
Merupakan tingkat penggunaann sumber daya organisasii (tenaga, uang,
teknologi, bahan baku) dimaksimalkan dengan maksud menaikkann hasil
dari setiap unit dalam penggunaan sumber daya. - Kemandirian
Merupakan tingkat seorang karyawan yang nantinya akan dapat
menjalankan fungsi kerjanya. - Komitmen kerja
Merupakan suatu tingkat dimana karyawan mempunyaii komitmen kerja
dengan instansii dan tanggung jawab karyawan terhadap perusahaan
dimana dia bekerja.
