Menurut Mangkunegara (2017: 75) indikator yang dapat mengukur variabel
kinerja adalah sebagai berikut:
- Kuantitas Kerja (Quantity Of Work)
Kuantitas kerja menunjukkan jumlah pekerjaan yang dihasilkan individu
atau kelompok sebagai persyaratan yang menjadi standar pekerjaan. Setiap
pekerjaan memiliki persyaratan yang berbeda sehingga menuntut pegawai
harus memenuhi persyaratan tersebut jika pengalaman keterampilan,
maupun kemampuan yang sesuai. - Kualitas Kerja (Quality Of Work)
Kualitas kerja sesuai dengan kebutuhan ilmu pengetahuan dan teknologi
yang berkembang peat, melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan
yang sistematis, kualitas pekerjaan yang dicapai berdasarkan persyaratan
penerapan dan kesiapan yang tinggi pada gilirannya akan menghasilkan
penghargaan, kemajuan, dan pengembangan organisasi. - Ketepatan Waktu (Pompteness)
Apakah waktu penyelesaian pekerjaan terkait dengan target waktu yang
direncanakan. Segala upaya dilakukan untuk menyelesaikan sesuai rencana
agar tidak mengganggu tugas-tugas lainnya. - Inisiatif (Initiative)
Ketika memenuhi tugas dan tanggung jawab, setiap individu harus
melakukan sesuatu secara sadar. Bawahan atau pegawai dapat melakukan
tugas tanpa harus tergantung pada atasan sepanjang waktu. - Kemampuan Kerjasama (Cooperative Capability)
Tidak semua pekerjaan dapat dilakukan oleh suatu pegawai. Beberapa jenis
pekerjaan mungkin perlu dilakukan oleh dua atau lebih pegawai, kerjasama
antar pegawai sangat diperlukan. Kinerja pegawai dapat dinilai dari
kemampuan bekerjasama dengan rekan kerja lainnya.
