Faktor-faktor yang Mempengaruhi Etos Kerja


Menurut Priansa (2016: 285) etos kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor,
baik internal maupun eksternal diantaranya, sebagai berikut:

  1. Faktor Internal
    a. Agama
    Agama membentuk nilai-nilai, keyakinan, dan perilaku. Sistem nilai
    tersebut akan mempengaruhi atau menentukan pola hidup para
    penganutnya. Cara berpikir, bersikap, dan bertindak pegawai pastilah
    diwarnai oleh ajaran agama yang dianutnya.
    b. Pendidikan
    Pendidikan yang baik dapat menginternalisasikan etos kerja dengan
    tepat, sehingga individu akan memiliki etos kerja yang tinggi. Melalui
    pendidikan yang baik maka dalam diri pegawai akan terbentuk etos
    kerja yang tinggi.
    c. Motivasi
    Individu yang memiliki etos kerja yang tinggi adalah individu yang
    memiliki motivasi yang tinggi. Etos kerja merupakan suatu pandangan
    dan sikap, yang tentunya didasari oleh nilai-nilai yang diyakini pegawai,
    yang juga dipengaruhi oleh motivasi yang timbul dari dalam dirinya.
    d. Usia
    Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai dengan usia di
    bawah 30 tahun memiliki etos kerja yang lebih tinggi dibandingkan
    dengan pegawai yang berusia diatas 30 tahun.
    e. Jenis Kelamin
    Jenis kelamin sering kali diidentikkan dengan etos kerja, beberapa pakar
    mempublikasikan hasil penelitiannya bahwa perempuan cenderung
    memiliki etos kerja, komitmen dan loyalitas yang tinggi dibandingkan
    dengan laki-laki.
  2. Faktor Eksternal
    a. Budaya
    Sikap mental, tekad, disiplin dan semangat kerja masyarakat juga
    disebut sebagai etos budaya. Kemudian etos budaya ini secara
    operasional juga disebut sebagai etos kerja. Kualitas etos kerja
    ditentukan oleh sistem orientasi nilai budaya masyarakat yang
    bersangkutan. Masyarakat yang memiliki sistem nilai budaya maju
    memiliki etos kerja yang tinggi. Sebaliknya, masyarakat yang memiliki
    sistem nilai budaya yang konservatif akan memiliki etos kerja yang
    rendah, bahkan bisa sama sekali tidak memiliki etos kerja.
    b. Sosial Politik
    Tinggi dan rendahnya etos kerja suatu masyarakat dipengaruhi oleh ada
    atau tidaknya struktur politik yang mendorong masyarakat untuk
    bekerja keras dan dapat menikmati hasil kerja keras mereka dengan
    penuh.
    c. Kondisi Lingkungan (Geografis)
    Etos kerja dapat muncul dikarenakan faktor kondisi geografis.
    Lingkungan alam yang mendukung mempengaruhi manusia yang
    berada di dalamnya melakukan usaha untuk dapat mengelola dan
    mengambil manfaat, dan bahkan dapat mengundang pendatang untuk
    turut mencari penghidupan di lingkungan tersebut.
    d. Struktur Ekonomi
    Tinggi rendahnya etos kerja yang dimiliki masyarakat juga dipengaruhi
    oleh struktur ekonomi yang ada di negara tersebut.
    e. Tingkat Kesejahteraan
    Tingkat kesejahteraan masyarakat juga sangat mempengaruhi etos kerja
    yang tumbuh dan berkembang di masyarakat.
    f. Perkembangan Bangsa Lain
    Semakin berkembangnya teknologi, informasi, dan komunikasi
    mendorong negara berkembang untuk meniru etos kerja negara lain
    yang lebih maju.