Untuk menganalisis beban kerja suatu lembaga perusahaan tentunya
memiliki harapan agar beban yang diampu seorang karyawan tidak
memberatkan dan sesuai dengan kemampuan/kompetensi seorang karyawan
pada umumnya. Untuk itu, perusahaan hendaknya memperhatikan faktor-faktor
yang mempengaruhi beban kerja. Adapun menurut Koesomowidjojo (2017: 24)
faktor-faktor yang mempengaruhi beban kerja baik internal maupun eksternal
adalah sebagai berikut:
- Faktor Internal
Faktor internal yang mempengaruhi beban kerja adalah faktor yang berasal
dari dalam tubuh akibat dari reaksi beban kerja eksternal berupa jenis kelamin,
usia, postur tubuh, status kesehatan (faktor somatis) dan motivasi, kepuasan,
keinginan atau persepsi (faktor psikis). Jenis kelamin, usia, postur tubuh, dan
status kesehatan adalah hal yang dipertimbangkan oleh perusahaan atau
lembaga dalam memberikan tanggung jawab suatu pekerjaan. - Faktor Eksternal
Faktor eksternal dalam dunia kerja juga akan mempengaruhi beban kerja
karyawan. Faktor eksternal yang dimaksud adalah faktor dari luar tubuh
karyawan seperti:
a. Lingkungan kerja
Lingkungan kerja yang berhubungan dengan kimiawi, psikologis,
biologis dan lingkungan kerja secara fisik. Lingkungan kerja yang
nyaman tentunya akan berpengaruh terhadap kenyamanan karyawan
menyelesaikan pekerjaannya.
b. Tugas-tugas fisik
Tugas-tugas yang dimaksud adalah hal-hal yang berhubungan dengan
alat-alat dan sarana bantu dalam menyelesaikan pekerjaan, tanggung
jawab pekerjaan, bahkan tingkat kesulitan yang dihadapi ketika
menyelesaikan pekerjaan.
c. Organisasi kerja
Seorang karyawan tentunya membutuhkan jadwal kerja yang teratur
dalam menyelesaikan pekerjaannya sehingga lamanya waktu bekerja,
shift kerja, istirahat, perencanaan karier hingga penggajian atau
pengupahan akan turut memberikan kontribusi terhadap beban kerja
yang dirasakan oleh masing-masing karyawan.
