Pengertian Investasi (skripsi dan tesis)

Menurut Murbanto sinaga, (2016:71) “Investasi dapat didefinisikan sebagai tambahan bersih terhadap stok kapital yang ada”. Istilah lain dari investasi adalah pemupukan modal atau akumulasi modal. Dengan demikian, di dalam makro ekonomi pengertian investasi tidak sama dengan modal. Dalam makro ekonomi , investasi memiliki arti yang lebih sempit yaitu jumlah yang dibelanjakan sektor bisnis untuk menambahkan stok modal dalam periode tertentu. Sedangkan modal merupakan stok ketika nilai uang dari gedung-gedung, mesin-mesin, dan inventaris lainnya adalah tetap pada suatu waktu”. Inventasi adalah keputusan menunda konsumsi sumber daya atau bagian penghasilan demi meningkatkan kemampuan, menambah/menciptakan nilai hidup (penghasilan dan kekayaan). Investasi bukan hanya dalam bentuk fisik, melainkan juga non fisik, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurut Sadono Sukirno (1997:107), “Investasi adalah sebuah bentuk dari kegiatan menanam dan mengeluarkan modal, yang digunakan untuk bisa menambah barang keperluan baik dalm hal produksi. Barang produksi ini nantinya akan digunakan untuk perkembangan usaha dalam bidang Ekonomi”. Menurut Mulyadi (2001:284), “Investasi adalah “sebuah keterkaitan antara dari sumber-sumber yang dalam suatu periode dengan masa yang panjang untuk mendapatkan hasil keuntungan di masa yang selanjutnya”. Menurut Martono dan D. Agus Marjito (2002:138), “Investasi adalah “merupakan penanaman dari modal atau dana yang dilakukan pada suatu perusahaan untuk kemudian dimasukkan menjadi sebuah aset dengan sebuah harapan untuk bisa memperoleh pendapatan yang lebih besar di masa yang akan datang”. Menurut Boediono (2001:76), “Investasi adalah “suatu pengeluaran dari sektor produsen untuk melakukan pembelian sebuah barang dan jasa yang akan digunakan untuk semakin menambah stok dan semakin memperluas area dari pabrik itu sendiri”. Menurut James C. Van Horn (1981:86), “Investasi adalah sebagai sebuah kegiatan yang dilakukan atau dilangsungkan dengan memanfaatkan kas yang ada pada masa saat ini atau sekarang. Hal tersebut ditunjukkan agar bisa memiliki dan memperoleh pendapatan yang lebih besar di masa depan”. Menurut Hendry Simamora (2000:438), “Investasi adalah aktiva yang digunakan pada sebuah company untuk meningkatkan pertumbuhan kekayaan lewat distribusi dari hasil investasi. Contohnya royaliti, bunga, deviden, pendapatan sewa dan berbagai hal lainnya. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan manfaat bagi perusahaan melalui hasil hubungan perdagangan yang diperoleh melalui cara berinvestasi”.