Saham adalah tanda bukti kepemilikan perusahaan. Pemilik saham disebut juga pemegang saham (shareholder atau stockholder). Bukti bahwa seorang atau suatu pihak dapat dianggap sebagai pemegang saham adalah apabila seseorang atau suatu pihak sudah tercatat sebagai pemegang saham dalam buku yang disebut daftar pemegang saham (DPS). Sedangkan dalam kamus istilah akuntansi saham adalah: Tanda bukti penyertaan kepemilikan modal/dana pada suatu perusahaan. Kertas yang tercantum dengan jelas nilai nominal, nama perusahaan dan diikuti dengan hak dan kewajiban yang dijelaskan kepada setiap pemegangnya. Persediaan yang siap untuk dijual. Nilai yang berhubungan dengan saham dapat dilihat dalam 4 (empat) konsep yaitu: a. Nilai nominal (par value) yaitu nilai kewajiban yang ditetapkan untuk tiap-tiap lembar saham. b. Nilai buku (book value) yaitu per lembar saham menunjukkan aktiva bersih (net assets) per lembar saham yang dimiliki oleh pemegang saham c. Nilai pasar (market value) yaitu nilai yang ditentukan oleh pelaku pasar berkaitan dengan permintaan dan penawaran saham bersangkutan di pasar bursa. d. Nilai intrinsik (intrinsic value) atau nilai fundamental (fundamental value) yaitu nilai sebenarnya dari saham yang diperdagangkan.
