Tinjauan Tentang Ilmu Komunikasi (skripsi dan tesis)

Ilmu komunikasi merupakan ilmu sosial terapan, bukan ilmu sosial
murni, ilmu komunikasi tidak bersifat absolut, ilmu komunkasi dapat
berubah-ubah sesuai dengan perkembangan zaman, hal tersebut dikarenakan
ilmu komunikasi sangat erat dengan kaitannya dengan tindak-tanduk perilaku
manusia, sedangkan perilaku manusia atau tingkah laku manusia dapat
dipengaruhi oleh lingkungan, termasuk perkembangan zaman.
Kata komunikasi atau communication dalam bahasa inggris berasal
dari kata Latin communis yang bearti “sama” coommunico, communicatio,
atau communicare, yang bearti “membuat sama” (to make common). Istilah
pertama (communis) adalah istilah yang paling sering disebut sebagai asalusul kata komunikasi, yang merupakan akar dari kata-kata latinnya yang
mirip. Sama disini maksudnya adalah sama makna. Banyak definisi dan
pengertian tentang komunikasi para ahli komunikasi untuk dapat menjelaskan
apa itu komunikasi.
Adapun definisi menurut A Winnet dalam buku pengantar ilmu
komunikasi dan peran manajemen dalam komunikasi ia mengungkapkan
Komunikasi merupakan proses pengalihan suatu maksud dari sumber kepada
penerima, proses tersebut merupakan suatu seri aktivitas, rangkaian atau
tahap-tahap yang memudahkan peralihan maksud tersebut (Suprapto 2011:6)
Definisi ilmu menurut Fisher (1986) ilmu komunikasi mencakup
semua dan bersifat eklektif. Sifat ekletif ilmu komunikasi digambarkan
olehwilbur schramm (1963:2) sebagai jalan simpang yang ramai, semua
disiplin ilmu melintasinya. Schramm membandingkan ilmu komunikasi
dengan kota purba babelh-dehre (Rismawaty dkk, 2014:63).
Menurut berger dan chaffe (1983) menerangkan bahwa ilmu
komunikasi adalah: “Communication science seeks to understand the
productiom, processing and effect of symbol and signal system by developing
and signal system by developingtestable theoris containing lawful
generalization, that explain phenomena associated with production,
processing, and effect,” (ilmu komunikasi itu mencari untuk memahami
mengenai produksi, pemrosesan dan efek dari simbol serta sistem signal
dengan mengembangkan pengujian teori-teori menurut hukum generalisasi
guna menjelaskan fenomena yang berhubungan dengan produksi,
pemrosesan, dan efeknya (Riswamaty dkk, 2014:63).
Menurut Stuart (1983) mendefisinikan Kata “komunikasi” berasal dari
bahasa Latin, communic, yang berarti membuat kebersamaan atau
membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih. Akar katanya
communis adalah communico, yang artinya berbagi hal ini dibagi oleh
pemahaman bersama melalui pertukaran pesan . Komunikasi sebagai kata
kerja (verb) dalam bahasa inggri, communicate, berarti (Rismawaty, dkk
2014: 65)
1. Untuk bertukar pikiran-pikiran, perasaan-perasaan, dan informasi
2. Untuk membuat tahu
3. Untuk membuat sama
4. Untuk mempunyai sebuah hubungan yang simpatik
Sedangkan dalam kata benda (noun), Communication berarti:
1. Pertukaran simbol, pesan-pesan yang sama, dan informasi;
2. Proses pertukaran di antara individu-individu melalui sistem symbol
symbol yang sama;
3. Seni untuk mengekspresikan gagasan-gagasan
4. Ilmu pengetahuan tentang pengiriman informasi
Definisi ini kemudian dikembangkan bersama dengan Lauwrence D.
Kincaid (1981) sehingga melahirkan suatu definisi yang lebih maju dengan
menyatakan: “Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih
membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya,
yang pada gilirannya akan tiba saling pengertian yang mendalam.” (Cangara,
2006: 33).
Pengertian komunikasi lainnya bila ditinjau dari tujuan manusia
berkomunikasi adalah untuk menyampaikan maksud hingga dapat mengubah
perilaku orang yang dituju, menurut Mulyana sebagai berikut: “Komunikasi
adalah proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan
rangsangan (biasanya lambang-lambang verbal) untuk mengubah perilaku
orang lain.” (Mulyana, 2006: 63).
Sedangkan, Harold Laswell memberikan cara untuk memberikan
komunikasi adalah dengan menjawab pertanyan-pertanyaan berikut: Who
Says What In Which Channel To Whom With What Effect atau (Siapa
Mengatakan Apa, Dengan Saluran Apa Kepada Siapa, Dengan Pengaruh
Bagaimana?). Berdasarkan paradigma Lasswell tersebut, komunikasi adalah
proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui
media yang menimbulkan sebuah efek tertentu (Rismawaty dkk. 2014:67).
Pengertian komunikasi selanjutnya dari William I.Garde dan Karl Erik
Rosengren. William I.Garde: “komunikasi secara ringkas dapat didefinisikan
sebagai transaksi dinamis yang melibatkan gagasan dan perasaan”. Karl Erik
Rosengren: “komunikasi adalah interaksi subjektif purposif melalui bahasa
manusia yang berartikulasi ganda berdasarkan simbol-simbol.” (Mulyana,
2006: 69-76).
Dari beberapa pengertian mengenai komunikasi di atas, dapat
disimpulkan bahwa komunikasi merupakan suatu proses pertukaran pesan
atau informasi antara dua orang atau lebih, untuk memperoleh kesamaan arti
atau makna diantara mereka. Pesan atau informasi bisa berupa pemikiran,
gagasan, ide, perasaan dan sebagainya