Wanita Dewasa Madya (skripsi dan tesis)

Pada awal 1980-an, Levinson mempelajari perkembangan dari gender
lainnya yaitu wanita, dengan menggunakan metode wawancara biografis intensif.
Subjek penelitian ini dilakukan pada 45 wanita yang berusia antara 35-45 tahun
dan dipilih secara acak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dalam Crandell dan
kawan-kawan (2012: 513), terdapat tiga grup yang sama yaitu (1) Terutama ibu
rumah tangga (bukan wanita karir atau bekerja diluar rumah); (2) Wanita yang
bekerja di dunia perusahaan; (3) Wanita yang bekerja pada dunia pendidikan.
Ketiga grup tersebut dapat mengindikasikan perbedaan gender terutama pada
perkembangan orang dewasa, dalam bidang-bidang dari dalam dan luar
pernikahan, pekerjaan rumah tangga (wanita membesarkan anak-anak dan lakilaki bekerja di dunia pekerjaan).
Penelitian Levinson tentang wanita, menjelaskan bahwa penghargaan diri
sendiri dan identitas dalam hidup rumah tangga dipengaruhi oleh “pengalaman
kosong”, biasanya terjadi pada masa-masa menopause. Selama 2 dekade terakhir
ini, kehidupan wanita pada jaman sekarang lebih berisi tentang pencarian
pengalaman “kekosongan selanjutnya” sebagai akibat dari perceraian dan anak
yang meninggalkan rumah.
Akhir 1980-an, Levinson menerbitkan penelitiannya tentang wanita. Pada
saat karya tersebut diterbitkan, muncul perdebatan bahwa kehidupan laki-laki
biasanya berpusat pada bidang publik yang lebih luas, sementara perempuan
tidak. Wanita yang hidup utamanya sebagai ibu rumah tangga, lebih
memfokuskan hidup mereka didalam rumah, keluarga dan membatasi peran
sebagai pemberi nafkah dalam keluarga dan kurang mempersiapkan untuk ikut
serta dalam dunia kerja (jika mereka bercerai atau menjadi janda).
Semenjak penelitian Levinson dilaksanakan, jutaan perempuan sudah
berprofesi di bidang-bidang yang digemarinya. Tapi dalam banyak dunia lembaga
non-industri , hidup perempuan sebagian besar tetap berpusat dibidang domestik,
membesarkan anak dan mendukung keluarga. Rumah sudah menjadi sumber
utama atau kunci utama dari identitas diri mereka. Walaupaun dalam
perkembangan negara, banyak wanita yang memperoleh penghasilan sendiri atau
bekerja sama dalam penjualan karya seni, textil, perhiasan dan kesukaan mereka
lainnya.