Secara awam, kualitas hidup berkaitan dengan pencapaian kehidupan
manusia yang ideal atau sesuai dengan yang diinginkan (Diener dan Suh, dalam
Nofitri, 2009). Goodinson dan Singleton (O’Connor, 1993) mengemukakan
defenisi kualitas hidup sebagai derajat kepuasan atas penerimaan suasana
kehidupan saat ini. Calman memberikan satu definisi dari kualitas hidup yang
dapat diterima secara umum, yakni perasaan subjektif seseorang mengenai
kesejahteraan dirinya, berdasarkan pengalaman hidupnya saat ini secara
keseluruhan (dalam O’Connor, 1993).
World Health Organization (WHO) (dalam Kwan, 2000) mendefenisikan
kualitas hidup sebagai persepsi individu mengenai posisi mereka dalam kehidupan
dilihat dari konteks budaya dan sistem nilai dimana mereka tinggal serta
hubungannya dengan tujuan, harapan, standar, dan hal-hal lain yang menjadi
perhatian individu tersebut. Berdasarkan definisi Calman dan WHO
mengimplikasikan bahwa kualitas hidup ditentukan oleh persepsi individual
mengenai kondisi kehidupannya saat ini.
Hornuist mengartikan kualitas hidup sebagai tingkat kepuasan hidup
individu pada area fisik, psikologis, sosial, aktivitas, materi, dan kebutuhan
struktural. Ferrans mendefenisikan kualitas hidup sebagai perasaan sejahtera
individu, yang berasal dari rasa puas atau tidak puas individu dengan area
kehidupan yang penting baginya. Menurut Taylor, kualitas hidup menggambarkan
kemampuan individu untuk memaksimalkan fungsi fisik, sosial, psikologis, dan
pekerjaan yang merupakan indikator kesembuhan atau kemampuan beradaptasi
dalam penyakit kronis (dalam Vergi, 2013). Selanjutnya Padilla dan Grant (dalam
Kwan,2000) mendefinisikan kualitas hidup sebagai pernyataan pribadi dari
kepositifan atau negatif atribut yang mencirikan kehidupan seseorang dan
menggambarkan kemampuan individu untuk fungsi dan kepuasan dalam
melakukannya. Beberapa pengertian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa kualitas
hidup merupakan perasaan subjektif seseorang mengenai kesejahteraan dirinya,
berdasarkan pengalaman hidupnya saat ini secara keseluruhan. Kualitas hidup
menggambarkan pencapaian kehidupan manusia yang ideal atau sesuai dengan
yang diinginkan.
