Setelah melakukan metode estimasi terhadap model, langkah selanjutnya adalah melakukan uji kecocokan model. Uji kecocokan model dilakukan untuk menguji apakah model yang dihipotesiskan merupakan model yang baik untuk merepresentasikan hasil penelitian. Menurut Hair dkk sebagaimana dikutip oleh Wijanto (2008: 49), evaluasi terhadap tingkat kecocokan data dengan model dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu (1) Kecocokan Keseluruhan Model (Overall Model Fit); (2) Kecocokan Model Pengukuran (Measurement Model Fit); danĀ (3) Kecocokan Model Struktural (Structural Model Fit).
