Konsumsi yang mencolok berpengaruh terhadap loyalitas merek (skripsi dan tesis)

Konsumsi yang mencolok (conspicuous consumption) adalah pengeluaran yang

sia-sia untuk kesenangan semata dan hasrat untuk menunjukkan suatu posisi atau status

sosial yang lebih terpandang dibandingkan dengan kalangan-kalangan lain (Damsar.

2011). Dengan ini kaum leisure class hidup dalam aliran hedonisme yang lebih

mengedepankan pada kesenangan dan kenikmatan semata dan cenderung untuk

melakukan pemborosan (perilaku konsumtif). Semua itu menurut Veblen, merupakan

leisure class yang tumbuh dan berkembangnya melaui industri waktu luang (tempat

hiburan), seperti dunia konser, bioskop, tempat kuliner, fotografi, spa/salon kecantikan,

tempat wisata dan sebagainya. Leisure class ini akan menciptakan suatu budaya yang

ditandai oleh nafsu dan pola konsumsi yang mencolok (Damsar. 2011).

Menurut Giovannini et al., (2015) konsumsi produk mewah sering dikaitkan

dengan status konsumsi seperti keinginan untuk mendapatkan status sosial dan

loyalitas konsumen untuk merek fashion mewah. bisa terpenuhi melalui konsumsi

produk mewah yang mencolok agar memperoleh status sosial tertentu yang tidak

terbatas pada mereka yang kaya raya.